Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Teknisi Jaringan Internet Tewas di Atap Rumah di Magetan, Warga Heboh Saat Polisi Lakukan Olah TKP

Isna Dzikirianti • Rabu, 1 April 2026 | 15:10 WIB
Teknisi jaringan internet tewas di atap rumah di Magetan, petugas evakuasi korban saat polisi lakukan olah TKP di lokasi kejadian.(GPT AI)
Teknisi jaringan internet tewas di atap rumah di Magetan, petugas evakuasi korban saat polisi lakukan olah TKP di lokasi kejadian.(GPT AI)

JAKARTA,Radar Trenggalek – Peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang teknisi jaringan internet tewas di atap rumah warga saat tengah memperbaiki jaringan.

 Kejadian ini langsung mengundang perhatian warga sekitar dan menjadi tontonan saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin sore.

Insiden teknisi jaringan internet tewas di atap rumah di Magetan ini sontak membuat geger warga.

 Pasalnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas rumah pelanggan yang sebelumnya memanggilnya untuk memperbaiki jaringan internet bermasalah.

Baca Juga: Pamitan Mancing, Warga Pule Dikabarkan Hilang Tim SAR Masih Melakukan Pencarian

Korban diketahui merupakan pria berusia 48 tahun yang bekerja sebagai teknisi jaringan internet. Ia datang seorang diri untuk melakukan perbaikan, sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban datang ke rumah pelanggan sekitar pukul 15.00 WIB. Ia kemudian langsung naik ke atap untuk memperbaiki jaringan internet yang dilaporkan mengalami gangguan.

Namun, tak lama berselang, suasana berubah menjadi panik. Salah satu penghuni rumah mengaku mendengar suara mencurigakan dari atas atap.

 Saat dicek, korban sudah dalam kondisi tergeletak dan tidak merespons. “Saya dipanggil anak saya, katanya yang memperbaiki WiFi jatuh di atas,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Waswas di Tengah Ketegangan, Tetap Mengikuti Perkembangan Terkini

Kabar tersebut dengan cepat menyebar ke warga sekitar. Banyak warga kemudian berkumpul di lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi dan olah TKP yang dilakukan aparat kepolisian.

Proses Evakuasi Libatkan BPBD dan PLN

Proses evakuasi korban tidak berjalan mudah. Mengingat posisi korban berada di atap rumah, petugas kepolisian harus meminta bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pihak PLN.

Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan selama proses evakuasi berlangsung. Pihak PLN bahkan sempat mematikan aliran listrik sementara guna menghindari risiko sengatan listrik saat petugas mengevakuasi korban.

Baca Juga: Longsor, Basarnas Pastikan Keselamatan Petugas Di Jalur Ponorogo–Trenggalek

Setelah proses evakuasi berlangsung, jasad korban akhirnya berhasil diturunkan dari atap rumah dengan hati-hati. Suasana haru dan tegang pun menyelimuti lokasi kejadian.

Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Dari hasil pemeriksaan awal oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

 Hal ini disampaikan oleh petugas yang berada di lokasi saat olah TKP berlangsung.

“Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka akibat penganiayaan,” ujar salah satu petugas.

Meski demikian, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan saat bekerja di ketinggian.

Baca Juga: Bertahan Empat Jam di Laut Nelayan Situbondo Diselamatkan Tim Sar

Jenazah Dibawa ke RSUD untuk Pemeriksaan

Untuk memastikan penyebab kematian secara pasti, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit. Korban dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan medis ini diharapkan dapat mengungkap apakah korban meninggal akibat kecelakaan kerja, gangguan kesehatan mendadak, atau faktor lainnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian teknisi jaringan internet tewas di atap rumah di Magetan tersebut.

Baca Juga: Waswas di Tengah Ketegangan, Tetap Mengikuti Perkembangan Terkini

Warga Diimbau Waspada Saat Bekerja di Ketinggian

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pekerja, khususnya teknisi lapangan, agar selalu mengutamakan keselamatan kerja.

Bekerja di ketinggian memiliki risiko tinggi, sehingga diperlukan perlengkapan keselamatan yang memadai.

Selain itu, pemilik rumah juga diimbau untuk memastikan kondisi lingkungan aman sebelum teknisi melakukan pekerjaan, terutama terkait instalasi listrik dan struktur bangunan.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwenang. Warga pun berharap penyebab pasti kematian korban segera terungkap agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.(*)

Editor : Isna Dzikirianti
#teknisi tewas Magetan #jaringan internet #olah TKP polisi #kecelakaan kerja #Magetan Jawa Timur