KOTA, Radar Trenggalek — Aktivitas jual beli di Pasar Pon Trenggalek mulai kembali normal setelah sempat menunjukkan tingkat aktivitas jual beli yang ramai selama momen Lebaran. Sejumlah pedagang mengaku kondisi pasar kini cenderung sepi dibandingkan saat menjelang dan beberapa hari setelah hari raya.
Salah satu pedagang, Roes S menyebut, situasi ini merupakan hal yang biasa terjadi setiap tahun. Lonjakan pembeli hanya terjadi pada periode tertentu, terutama saat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Lebaran. “Ya gini, kembali seperti awal,” ujarnya, Sabtu (4/4).
Dia menjelaskan, setelah kebutuhan Lebaran terpenuhi, masyarakat cenderung mengurangi aktivitas belanja. Hal ini berdampak langsung pada penurunan jumlah pembeli di pasar tradisional.
“Habis Lebaran jadi sepi lagi,” jelasnya.
Baca Juga: Lega, Harga BBM Tak Jadi Naik
Meskipun demikian, para pedagang tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Mereka menilai kondisi tersebut sudah menjadi bagian dari dinamika berdagang yang harus dihadapi setiap waktu.
Roes mengungkapkan bahwa berjualan itu harus tekun. “Namanya dagang, ditelateni aja,” ucapnya.
Fenomena penurunan aktivitas pasar usai Lebaran ini juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi masyarakat yang umumnya sudah mengeluarkan banyak pengeluaran selama bulan Ramadan hingga hari raya.
Meski kondisi pasar belum seramai sebelumnya, pedagang tetap berharap situasi akan kembali membaik seiring berjalannya waktu.
Mereka juga mengandalkan pelanggan tetap untuk menjaga stabilitas penjualan di tengah kondisi pasar yang cenderung landai.
Dengan kembalinya aktivitas ke kondisi normal, Pasar Pon Trenggalek menunjukkan pola yang berulang setiap tahunnya, yakni ramai saat momentum tertentu dan kembali sepi setelahnya.(tra/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana