Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Car Free Day Kembali Digelar Warga Padati Kawasan dan UMKM Laris Manis

Fatra Aditya • Selasa, 7 April 2026 | 13:12 WIB
ANTUSIAS: Masyarakat antusias menyambut hadirnya CFD kembali di Trenggalek, Minggu (6/4).(FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)
ANTUSIAS: Masyarakat antusias menyambut hadirnya CFD kembali di Trenggalek, Minggu (6/4).(FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)

 KOTA, Radar Trenggalek Setelah sempat vakum beberapa tahun, kegiatan car free day (CFD) di Trenggalek kini kembali digelar. Masyarakat pun antusias. Sejak pagi, sepanjang ruas Jalan Panglima Sudirman dipadati warga yang berolahraga hingga berburu kuliner dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Warga Trenggalek yang juga seorang influencer,  Berdit Zanzabela, menilai suasana CFD pada kesempatan tersebut terasa sangat berbeda dibanding sebelumnya.

Dia menyebut jumlah pengunjung kini lebih ramai, ditambah rute yang lebih panjang meski masih dalam tahap uji coba. Setelah lama nggak ada, hari ini terasa lebih ramai. Tadi juga sempat tanya ke beberapa UMKM, banyak yang laris bahkan sampai sold out,ujarnya.

Menurut dia, CFD tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi kendaraan, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi pelaku usaha kecil.

Baca Juga: Pedagang Keluhkan Harga Plastik

Dia juga melihat adanya perkembangan dari sisi variasi produk UMKM yang kini semakin beragam, mulai dari jajanan tradisional hingga minuman kekinian.

Sekarang lebih warna-warni. Dulu terkesan monoton, sekarang pilihan produknya lebih banyak,tambahnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Trenggalek, Cusi Kurniawati mengatakan, penyelenggaraan CFD kali ini merupakan respons atas tingginya permintaan masyarakat untuk menghadirkan kembali kegiatan tersebut.

Banyak masyarakat yang sudah menunggu CFD hadir kembali. Maka, kami coba fasilitasi meski masih dalam skala kecil di ruas sekitar 300 meter,jelasnya.

Baca Juga: Kini Peningkatan Kebutuhan Administrasi Warga

Dia menambahkan, penataan lokasi juga diperhatikan agar tidak mengganggu pedagang tetap di sekitar area. CFD dipusatkan di jalur tengah dengan sistem penomoran lapak.

Cusi berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung secara rutin jika antusiasme masyarakat tetap tinggi.  Kalau bisa stabil, ramai, dan laris, ke depan akan kita adakan setiap minggu, tapi kalau udah mulai agak nggak semangat, ya mungkin ada periodenya,pungkasnya. (tra/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#(CFD) #(UMKM). #ruas Jalan Panglima Sudirman #Berdit Zanzabela #Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan