DURENAN, Radar Trenggalek – Proses pembangunan Koperasi Desa Mandiri Pangan (KDMP) di Desa Gador, Kecamatan Durenan, hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya terkait pemilihan lahan yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Kepala Desa Gador, Waras, mengungkapkan telah mengidentifikasi dua lokasi yang berpotensi dijadikan area pembangunan. Namun, kedua lokasi tersebut memiliki kekurangan masing-masing yang krusial.
“Awalnya ada dua pilihan tempat. Lokasi pertama berada di dekat jalan raya, tepatnya di sebelah jembatan. Secara akses sebenarnya sangat strategis, tetapi setelah dilakukan pengukuran hingga dua kali, hasilnya menunjukkan bahwa lebar lahan kurang sekitar 4 meter, meskipun panjangnya sudah sesuai,” jelas Waras.
Kondisi tersebut membuat lokasi pertama belum memenuhi standar ukuran lahan yang dipersyaratkan dalam pembangunan KDMP. Sementara itu, lokasi kedua yang sempat diajukan justru dinilai kurang layak oleh pihak terkait.
Baca Juga: Progres Pembangunan SR Minim, Terkendala Tanah Lembek
Waras menambahkan, pihak kodim sempat turun tangan untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Setelah diberikan alternatif lokasi kedua, hasil penilaian menunjukkan bahwa lokasi tersebut tidak memenuhi kriteria karena terlalu jauh dari balai desa serta berada di area yang masih berupa hutan.
“Pihak kodim tidak menyetujui lokasi kedua karena jaraknya terlalu jauh dari pusat desa dan kondisi lingkungannya juga masih hutan. Jadi kurang mendukung untuk pembangunan,” tandasnya.
Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan untuk kembali mempertimbangkan lokasi pertama. Selain aksesnya yang dekat dengan jalan raya, lokasi tersebut juga memiliki nilai historis sebagai bekas pasar desa pada masa lalu sehingga dinilai lebih strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat dari berbagai desa sekitar.
Meski demikian, hingga saat ini pembangunan belum dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Salah satu kendala utama adalah belum dilakukannya pengukuran profil bangunan yang dibutuhkan untuk tahap awal pembangunan, khususnya untuk pengerjaan fondasi.
Baca Juga: Delapan Kepala OPD Berganti Posisi Bupati Evaluasi Kinerja Pejabat Pelayanan Bisa Lebih Progresif
“Untuk sekarang, kami belum berani melangkah lebih jauh karena pengukuran profil bangunan belum dilakukan. Ini penting sebagai dasar pembangunan,” ujarnya.
Pemerintah Desa Gador berharap agar pihak terkait dapat segera menindaklanjuti permasalahan ini sehingga proses pembangunan KDMP dapat segera direalisasikan. Program ini dinilai sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami berharap ada percepatan tindak lanjut dari pihak terkait agar pembangunan bisa segera dimulai dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (gun/c1/din)
Editor : Isna Dzikirianti