Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kontainer dan Armroll Jadi Solusi , Untuk Atasi Sampah

Fatra Aditya • Kamis, 16 April 2026 | 12:07 WIB
HARUS DISIPLIN: Atasi masalah sampah di Trenggalek, DLH tempatkan kontainer dan armroll di beberapa tempat. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)
HARUS DISIPLIN: Atasi masalah sampah di Trenggalek, DLH tempatkan kontainer dan armroll di beberapa tempat. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)

KOTARadar Trenggalek - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Trenggalek mulai mengandalkan strategi penggunaan kontainer dan armroll sebagai solusi sementara dalam mengatasi persoalan sampah yang ada di Kabupaten Trenggalek. Hal tersebut disampaikan oleh penata pengelola lingkungan ahli muda, Imam Maulani.

Dia menilai metode tersebut lebih efisien apabila dibandingkan dengan sistem manual. Hal tersebut karena keterbatasan tenaga kerja yang membuat sistem pengangkutan sampah secara konvensional tidak lagi efektif.

Maka, dia berupaya memperbanyak armroll dan menyediakan kontainer sampah di berbagai titik tempat pembuangan sementara (TPS) yang berada di seluruh penjuru Trenggalek. “Kita arahkan ke sistem kontainer supaya masyarakat ikut berperan. Tenaga kita tidak cukup kalau semua ditangani manual,” ujarnya.

Baca Juga: Pengelolaan Sampah Hadapi Tantangan Berat Minim Tenaga dan Anggaran

Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat langsung membuang sampah ke kontainer yang telah disediakan oleh DLH. Selanjutnya, armroll akan mengangkut kontainer tersebut secara berkala menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

Imam menjelaskan, metode tersebut juga dapat mengurangi potensi sampah yang berserakan, terutama di pasar dan area padat aktivitas. Untuk saat ini, sebagian besar pelayanan pengangkutan difokuskan pada pasar-pasar tradisional.

“Pasar itu jadi prioritas karena volumenya besar. Kita hanya bagian angkut, bukan pengelolaan di dalamnya,” katanya.

Baca Juga: Kenaikan Plastik Terus Dipantau , Dikhawatirkan Picu Harga Pangan

Dia mengakui penerapan sistem ini masih menghadapi kendala, terutama terkait kedisiplinan masyarakat. Masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan meskipun fasilitas telah tersedia.

Selain itu, keterbatasan jumlah armroll juga membuat pengangkutan tidak selalu tepat waktu. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penumpukan sampah di TPS.

Imam berharap adanya penambahan armada serta edukasi kepada masyarakat agar sistem ini dapat berjalan optimal. “Kalau armroll dan kontainer cukup, serta masyarakat tertib, persoalan sampah bisa lebih terkendali,” pungkasnya.(tra/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Imam Maulani. #persoalan sampah #strategi penggunaan kontainer dan armroll #dinas lingkungan hidup #kabupaten trenggalek