DONGKO, Radar Trenggalek – Kondisi kebersihan di Pasar Dongko menjadi sorotan. Sampah terlihat berserakan di area pasar, terutama di jalan depan pasar, yang tentunya hal tersebut cukup mengganggu kenyamanan pedagang maupun pembeli.
Salah satu pedagang, Badar S mengungkapkan, kondisi tersebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari, terutama saat aktivitas pasar mulai ramai hingga siang hari.
Tentunya hal tersebut dikeluhkan pedagang ataupun pembeli karena mereka harus beraktivitas dengan ditemani sampah.
“Ya memang begini keadaannya, banyak sampah kalau sudah siang,” ujarnya, Minggu (13/4).
Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah berupa plastik, sisa sayuran, dan limbah dagangan lainnya tampak menumpuk di sepanjang jalan depan pasar.
Baca Juga: Kontainer dan Armroll Jadi Solusi , Untuk Atasi Sampah
Kondisi ini tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan lingkungan.
Sementara itu, mirisnya, di bagian belakang pasar sebenarnya telah tersedia tempat pembuangan sementara (TPS).
Namun, keberadaan fasilitas tersebut belum mampu mengatasi persoalan sampah yang berserakan di area depan pasar tersebut.
Badar menilai persoalan ini kemungkinan disebabkan keterbatasan petugas kebersihan. Meski sudah ada petugas, jumlahnya dinilai belum mencukupi untuk mengatasai volume sampah yang terus meningkat dan kebiasaan masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan.
“Sampah-sampah ini kan harusnya dari dinas yang menangani, kalau petugas sebenarnya ada,” ungkapnya
“Petugas sebenarnya ada, mungkin kekurangan personel atau mungkin ya gajinya tidak mencukupi. Orang pastinya juga malas kalau pemasukan sedikit,” tandasnya.
Dia berharap ada perhatian lebih dari pihak terkait untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Pasar Dongko.
Selain penambahan petugas, kesadaran pedagang dan pengunjung juga dinilai penting agar sampah tidak dibuang sembarangan.
Dengan penanganan yang lebih baik, kebersihan pasar diharapkan dapat terjaga sehingga aktivitas jual beli berjalan lebih nyaman. (tra/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana