Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Fasilitas Air Bersih Belum Optimal, Warga Desa Dongko Andalkan Sungai

Fatra Aditya • Senin, 27 April 2026 | 12:17 WIB
BELUM MERATA : Warga di  dataran  tinggi Trenggalek ketika memanfaatkan  layanan air bersih.  (FATRA ADITYA / RADAR TRENGGALEK)
BELUM MERATA : Warga di dataran tinggi Trenggalek ketika memanfaatkan layanan air bersih. (FATRA ADITYA / RADAR TRENGGALEK)

DONGKO, Radar Trenggalek – Kebutuhan air bersih di Desa/Kecamatan Dongko masih belum sepenuhnya terpenuhi secara optimal. Meski di desa tersebut juga tersedia sumber air, keterbatasan infrastruktur membuat sebagian warga masih harus mencari alternatif, termasuk memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Dongko, Marni menjelaskan, desa sebenarnya telah memiliki sumber air dan sejumlah pompa air. Namun, fasilitas pendukung seperti bak penampung dan jaringan perpipaan belum memadai.

“Lokasinya itu sudah ada pompa air, tinggal mengajukan bak penampung, perpipaan, sekalian water meter sambungan rumah,” ujarnya, Rabu (22/4).

Saat ini, penampungan air masih dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan bak manual berupa tanah yang dilapisi dengan terpal. Kondisi tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat secara maksimal, terutama untuk distribusi ke rumah-rumah warga.

Baca Juga: Komisi IV DPRD Soroti Pembangunan Pustu, Harus Lihat Status Tanah

Marni menyebutkan, ketersediaan air secara umum masih mencukupi, tetapi belum bisa menjangkau seluruh kebutuhan. Hal tersebut membuat masyarakat harus mencari tempat alternatif untuk mendapatkan air, salah satunya dengan memanfaakan air sungai.

“Tidak sampai kekeringan. Air masih ada tapi kebutuhan lain masih harus cari air sungai,” katanya.

Kondisi tersebut membuat warga harus mencari sumber air tambahan untuk aktivitas tertentu, terutama saat kebutuhan meningkat. Keterbatasan jaringan distribusi air bersih menjadi faktor utama belum meratanya akses air hingga ke tingkat rumah tangga.

Baca Juga: Sejarah Larung Sembonyo, Tradisi Warisan Leluhur Pesisir Prigi

Pemerintah desa berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk pembangunan infrastruktur air bersih, terutama dalam pengadaan bak penampung permanen, jaringan perpipaan, terutama pipa sambungan rumah (SR).

Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan distribusi air dapat lebih merata dan masyarakat tidak lagi bergantung pada sumber air alternatif. Selain itu, peningkatan infrastruktur air bersih juga dinilai penting untuk menunjang kesehatan dan kualitas hidup warga di Desa Dongko. (tra/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Kepala Desa Dongko #Marni #dongko