Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Staf DPMD Meregang Nyawa di Musala, Kini Sempat Pamit ke Kamar Kecil Tergeletak dan Warga Teriak

Zaki Jazai • Selasa, 28 April 2026 | 10:46 WIB
SEMOGA TENANG: Tim kepolisian dan RSUD dr Soedomo ketika membawa korban meninggal dunia ke rumah sakit, Jumat (24/4).  (AMALIA RIZKY IP/RADAR TRENGGALEK)
SEMOGA TENANG: Tim kepolisian dan RSUD dr Soedomo ketika membawa korban meninggal dunia ke rumah sakit, Jumat (24/4). (AMALIA RIZKY IP/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek – Keheningan warga di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, pecah poada Jumat (24/4). Pasalnya, seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Trenggalek ditemukan meninggal dunia di serambi musala kelurahan tersebut.

Korban diketahui bernama Dwi Teguh Santoso, 44, warga Kelurahan Surondakan, Kecamatan Trenggalek. Peristiwa tersebut terjadi di Musala Al Huda, Lingkungan Ngasinan RT 1 RW 1.

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek, sebelum kejadian, korban sempat terlihat beraktivitas seperti biasa bersama rekan kerjanya.

Seperti biasa, saat Jumat pagi, para pegawai DPMD melakukan kegiatan di eks kantor dinas tersebut, seperti berolahraga dilanjutkan bersih-bersih lingkungan kantor. 

“Berdasarkan kabar yang saya dapat, sekitar pukul 09.15, korban sempat pesan kopi di dekat eks kantor DPMD. Setelah itu pamit ke temannya mau ke toilet musala,” ujar salah satu warga setempat, Nurhadi. 

Baca Juga: Kabel Wifi Semrawut di Pinggir Jalan

Menurut dia, lokasi Musala Al Huda yang berada di Lingkungan Ngasinan RT 01 RW 01, kelurahan tersebut, berjarak sekitar 100 meter dari tempat korban memesan kopi. Korban menuju lokasi menggunakan sepeda motor.

Beberapa saat kemudian, seorang warga yang baru keluar dari kamar mandi musala tersebut dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah tergeletak di serambi dalam kondisi kejang-kejang.

“Warga yang melihat langsung teriak minta tolong. Saat itu korban masih kejang-kejang di serambi musala,” jelas Nurhadi.

Baca Juga: Utang Pemkab Rp 70 Miliar Belum Cair Dari Pinjaman PT SMI, Proyek Jalan Tersendat

Teriakan tersebut kemudian mengundang warga lain untuk berdatangan, termasuk rekan kerja korban yang segera menuju lokasi kejadian. Namun, saat rekan korban tiba di lokasi, kondisi korban sudah tidak bergerak.

“Beberapa menit kemudian temannya datang, tapi korban sudah tidak bergerak. Mungkin sudah meninggal,” tandasnya.

Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung menghubungi petugas untuk melakukan evakuasi. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk keperluan visum.

“Meninggalnya korban karena apa, kami tidak tahu. Sebab ketika korban tergeletak di serambi tidak ada yang berani mendekat,“ jelasnya. (jaz/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#DPMD #trenggalek