Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Warga buang sampah di pinggir jalan, akibat akses TPS Buruk

Fatra Aditya • Selasa, 5 Mei 2026 | 14:00 WIB
JANGAN DITIRU: Warga buang sampah di pinggir jalan akibat akses TPS sulit dilalui. (FATRA ADITYA/ RADAR TRENGGALEK)
JANGAN DITIRU: Warga buang sampah di pinggir jalan akibat akses TPS sulit dilalui. (FATRA ADITYA/ RADAR TRENGGALEK)

WATULIMO, Radar Trenggalek – Perihal pengelolaan sampah nampaknya masih menjadi salah satu masalah yang belum dapat diselesaikan di wilayah Kabupaten Trenggalek.  Sebelumnya, terdapat keluhan warga terkait sedikitnya armada truk sampah dan minimnya perawatan truk tersebut.

Ternyata, permasalahan sampah tak berhenti di situ, pasalnya masih terdapat masalah-masalah lain yang harus diselesaikan, salah satunya kebiasan masyarakat dalam membuang sampah. 

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan masih banyaknya sampah yang berserakan, bahkan di dekat tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

Baca Juga: Pengelolaan Sampah Hadapi Tantangan Berat Minim Tenaga dan Anggaran

Salah satu contohnya terdapat di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, meskipun di sana terdapat TPS, namun fasilitas tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah justru diletakkan di pinggir jalan begitu saja, mirisnya, di sebelahnya terdapat aliran sungai yang mana sampah-sampah tersebut dapat mencemari sungai.

Wahyono, salah satu warga setempat mengatakan memang warga lebih memilih untuk membuang sampah di pinggir jalan daripada ke TPS.

Dirinya menyebut bahwa letak TPS yang sedikit tinggi dari jalan dan aksesnya yang dipenuhi rumput-rumput liar membuat warga enggan untuk membuang sampah ke TPS dan memilih membuangnya di pinggir jalan untuk mempermudah pengangkutan sampah.

Baca Juga: Jalan Poros Rusak, Aktivitas Warga Terganggu

“memang warga pilih buang di situ, soalnya kalau langsung ke TPS aksesnya susah banyak rumput liar, mungkin warga takut ada ular atau giman juga nggak tau,” jelasnya.

Selain dapat mencemari sungai di sebelahnya, sampah-sampah tersebut tentunya telah mencemari udara sekitar dengan bau yang tidak sedap dan menggangu pemandangan lingkungan sekitar yang asri.


Wahyono berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah setempat agar persoalan ini tidak berlarut-larut. Menurutnya, setidaknya ada pembenahan akses menuju TPS supaya warga atau petugas sampah bisa membuang sampah ke TPS bukan di pinggir jalan,

“ya kalau bisa aksesnya diperbaiki gitu, biar warga mau buang sampah langsung ke TPS,” pungkasnya. (tra/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Desa Dukuh #mencemari sungai #tempat pembuangan sampah sementara (TPS). #pengelolaan sampah #kecamatan watulimo