Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Empat Cadangan Dipastikan Berangkat, CJH Pengganti Meninggal Belum Tentu dari Trenggalek

Zaki Jazai • Rabu, 6 Mei 2026 | 10:14 WIB
KOMPLET: CJH asal Trenggalek ketika mengecek kelengkapan koper yang baru diterima di Kantor Kemenhaj. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)
KOMPLET: CJH asal Trenggalek ketika mengecek kelengkapan koper yang baru diterima di Kantor Kemenhaj. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

KOTARadar Trenggalek – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Trenggalek menyiapkan mekanisme pengganti bagi satu calon jemaah haji (CJH) yang meninggal dunia menjelang keberangkatan tahun 2026.

Namun, pengganti tersebut belum tentu berasal dari Bumi Menak Sopal.

Kepala Kantor Kemenhaj Trenggalek, Subkhan Hamzah mengatakan, proses penggantian dilakukan melalui sistem porsi yang dikelola di tingkat kantor wilayah (kanwil) atau provinsi.

“Yang meninggal tentu akan digantikan oleh porsi yang lain. Porsi itu muncul dari Jawa Timur, nanti yang menentukan siapa yang naik. Tidak menutup kemungkinan dari Trenggalek, tapi belum tentu,” katanya, Senin (4/5).

Baca Juga: 20 Desa Ajukan Lahan Koperasi, Kini Mayoritas di Kawasan Hutan

Di sisi lain, empat jemaah yang sebelumnya berstatus cadangan dipastikan berangkat pada musim haji tahun ini. Mereka telah masuk dalam pembagian kelompok terbang (kloter), yakni 2 jemaah di kloter 109 dan 2 lainnya di kloter 110.

Total CJH asal Trenggalek yang dijadwalkan berangkat fluktuatif. Sebab, ada yang sakit dan memilih menunda berangkat atau meninggal. Menurut jadwal sebenarnya mencapai sekitar 452 orang, setelah adanya yang meninggal dan sakit jumlahnya menjadi 451.

Jumlah tersebut tersebar di empat kloter, seperti kloter 105 sebanyak 347 jemaah, kloter 106 sebanyak 100 jemaah, serta kloter 109 dan 110 masing-masing 2 jemaah.

Hamzah memastikan secara umum kesiapan CJH Trenggalek sudah hampir rampung. Seluruh dokumen penting seperti paspor, visa, hingga kartu izin telah selesai diproses.

Baca Juga: Kini Pemkab Trenggalek Kembangkan Teknologi Kondensasi Inovasi Air dari Udara, Harapan Baru Desa Rawan Kekeringan

“Persiapan sudah sekitar 95 persen. Koper juga sudah didistribusikan ke jemaah. Nanti akan dikumpulkan kembali tanggal 16 Mei 2026 di KBIH masing-masing,” jelasnya.

Dia menambahkan, CJH Trenggalek dijadwalkan berangkat pada 18 Mei 2026 dan masuk dalam gelombang kedua. Para jemaah akan berkumpul di Pendapa Trenggalek sekitar pukul 01.00 sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

“Perkiraan masuk pendapa pukul 01.00, kemudian berangkat dan tiba di Asrama Haji sekitar pukul 07.30,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris KBIHU NU Trenggalek, Mohammad Nasron menyebut, dari total jemaah yang dibina sebanyak 190 orang terbagi dalam beberapa kloter. “Sebanyak 95 jemaah di kloter 105 dan 91 jemaah di kloter 106,” ujarnya.

Dia juga membenarkan bahwa empat jemaah cadangan telah dipastikan berangkat dan masuk dalam kloter tambahan. Dengan skema penggantian yang disiapkan serta kepastian keberangkatan jemaah cadangan, diharapkan seluruh proses pemberangkatan CJH Trenggalek berjalan lancar.

“Memang sebelum pemberangkatan terdapat dinamika, tapi semoga saja semua berjalan lancar, “ pungkasnya. (jaz/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Kementerian Haji dan Umrah #Kepala Kantor Kemenhaj Trenggalek #Subkhan Hamzah #trenggalek #calon jemaah haji