Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

BUMDes Widoro Kembangkan Budi Daya Patin dan Lele Ketahanan Pangan Desa

Gunawan Awan • Selasa, 12 Mei 2026 | 10:10 WIB
POTENSI: BUMDes Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, kembangKan budi daya lele dan patin untuk perkuat sektor ketahanan pangan. (GUNAWAN/RADAR TRENGGALEK)
POTENSI: BUMDes Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, kembangKan budi daya lele dan patin untuk perkuat sektor ketahanan pangan. (GUNAWAN/RADAR TRENGGALEK)

GANDUSARI, Radar Trenggalek - BUMDes Desa Widoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui pengembangan budi daya ikan patin dan lele. Program yang dijalankan di wilayah Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, ini mulai membuahkan hasil dan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar.

Ketua BUMDes, Abu Mansur mengatakan, usaha budi daya ikan tersebut masih tergolong baru. Meski demikian, dia terus belajar dan mencari pengalaman dari daerah lain yang telah berhasil mengembangkan usaha serupa.

“Kita masih bisa dikatakan pemula dan masih mencari pengalaman ke tempat lain yang kita anggap sukses, lalu pengalaman itu kita terapkan di sini bersama teman-teman. Alhamdulillah sekarang sudah mulai panen,” ujar Abu Mansur saat ditemui di lokasi budi daya, Senin (11/5).

Dia menjelaskan bahwa pada tahap awal menebar sekitar 15 ribu benih lele di kolam budi daya yang dikelola BUMDes. Dari satu kolam, hasil panen mampu mencapai sekitar 2 kuintal ikan lele. Hasil tersebut dinilai cukup menjanjikan sebagai langkah awal pengembangan usaha perikanan desa.

Baca Juga: SMPN 1 Trenggalek Cetak Rekor Baru, Tiga di Antaranya Lolos SMA Taruna Nusantara Magelang

Menurut dia, modal yang dikeluarkan untuk pembelian benih dan pakan berkisar Rp 11,5 juta. Sementara pendapatan dari hasil panen mencapai sekitar Rp 19 juta. Keuntungan tersebut nantinya akan kembali diputar untuk pengembangan budi daya berikutnya.

Selain lele, BUMDes Widoro juga mulai mengembangkan budi daya ikan patin sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pangan desa. Program ini diharapkan mampu menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan pangan lokal.

Pemerintah desa disebut memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Dukungan itu diwujudkan melalui pengembangan lahan yang sebelumnya sempat tidak dimanfaatkan atau vakum.

Kini, lahan tersebut kembali produktif dan digunakan untuk kegiatan budi daya perikanan. “Dari pihak desa sangat mendukung untuk ketahanan pangan. Saat ini kita mulai pengembangan lahan yang dulu sempat vakum,” tambah Abu Mansur.

Keberadaan budi daya ikan ini juga mendapat respons positif dari warga sekitar. Selain membuka peluang usaha baru, masyarakat turut dilibatkan dalam proses pengelolaan dan pengembangan budi daya ikan. Keterlibatan warga dinilai penting agar program ketahanan pangan desa dapat berjalan secara berkelanjutan.

Warga berharap usaha yang dirintis BUMDes Widoro ini terus berkembang dan mampu menjadi contoh bagi desa lain dalam memanfaatkan potensi lokal. Dengan semangat gotong royong dan dukungan masyarakat, budi daya ikan patin dan lele tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa di masa mendatang. (gun/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Abu Mansur #Desa Widoro #bumdes