KOTA, Radar Trenggalek - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek jangan terus terbawa euforia akan suksesnya mendirikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya.
Pasalnya, pendirian koperasi tiap desa/kelurahan tersebut harus bisa sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, keberadaan KDKMP harus mampu menjadi instrumen nyata dalam menggerakkan ekonomi berbasis kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.
“Semoga seperti yang diharapkan oleh presiden (Prabowo, Red). Ini bisa mengamalkan pasal 33, di mana ekonomi Indonesia dibangun atas asas kekeluargaan,” ujarnya.
Baca Juga: Industri Lesu, Anak Muda Lirik Jadi PMI
Dia menegaskan, KDKMP yang ada di tiap desa harus dimanfaatkan secara optimal untuk menggerakkan potensi yang dimiliki masyarakat desa.
“Jadi, KDKMP ini bagaimana memanfaatkan kemampuan yang dipunyai oleh bangsa kita untuk menggerakkan ekonomi di tingkat desa atau kelurahan,” imbuhnya.
Apalagi, bupati mendapat arahan langsung saat menghadiri peresmian operasional 1.061 KDKMP oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberadaan KDKMP merupakan program strategis nasional yang diharapkan mampu membangkitkan perekonomian rakyat, meskipun diakuinya masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya.
Baca Juga: Progres Baru 46 Persen, Pembangunan SR Digenjot
Hal tersebut merupakan program yang bersejarah. Apalagi, presiden juga menyebutkan bahwa KDKMP akan memiliki peran penting dalam memangkas rantai distribusi, menyerap hasil produksi masyarakat.
Serta menyediakan berbagai kebutuhan seperti sembako, pupuk, hingga layanan kredit murah dengan bunga yang ditekan hingga 8 persen.
Sementara itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mendorong pertumbuhan desa agar lebih maju dan mandiri.
Dengan dukungan fasilitas lengkap, mulai dari gudang, armada distribusi, hingga kerja sama logistik, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di desa.
“Jadi, kami akan berusaha mewujudkan hal itu. Sebab, melalui optimalisasi KDKMP, kami yakin mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri serta berkelanjutan, “ Jelas Ipin. (jaz/c1/din)