KOTA, Radar Trenggalek - Pasien rutin di poli THT RSUD dr Soedomo Trenggalek harus bisa menyesuaikan jadwal kedatangan dokter baru. Pasalnya, satu dokter spesialis THT-KL yang dimiliki rumah sakit pelat merah tersebut tidak bisa menjalankan tugasnya untuk sementara waktu.
Karena itu, manajemen RSUD dr Soedomo Trenggalek mengambil langkah cepat dengan meminjam dokter spesialis THT dari RS Bhayangkara Kediri guna memastikan layanan kesehatan tetap berjalan normal saat dokter utama menunaikan ibadah haji.
Langkah tersebut dilakukan menyusul keberangkatan salah satu dokter spesialis THT, dr Sabilarrusydi SpTHT-KL, ke Tanah Suci bersama tiga dokter spesialis lainnya.
“Kami sengaja mendatangkan dokter spesialis THT dari luar daerah demi menjaga agar pelayanan untuk masyarakat Trenggalek tetap berjalan,” ujar Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono, Kamis (21/5).
Baca Juga: Antrean Panjang, Komisi IV DPRD Trenggalek Minta RSUD Tambah Dokter Spesialis Jantung
Kerja sama dengan RS Bhayangkara Kediri ini menjadi solusi cepat untuk mengisi kekosongan di poli THT.
Melalui skema tersebut, layanan poli THT sore tetap dibuka setiap Kamis dan Jumat mulai pukul 16.00 hingga selesai, dengan pendaftaran pasien dibuka lebih awal melalui pusat administrasi terpadu (PAT) sejak pukul 14.00.
“Kami dapat dokter spesialis THT-KL dari RS itu yang bisa melakukan pelayanan di sini sore hari. Jadi yang berubah hanya jadwalnya saja,” tandasnya.
Meski empat dokter spesialis berangkat haji, Sujiono memastikan pelayanan di poli lainnya tetap aman.
Baca Juga: Komisi II DPRD Trenggalek Tinjau Wisata di Watulimo, Pastikan Dana Pinjaman Dongkrak Daya Tarik
RSUD dr Soedomo masih memiliki tenaga dokter cadangan di poli radiologi, saraf, dan penyakit dalam yang siap melayani pasien.
Selain itu, RSUD juga tetap mengoperasikan poli sore seperti poli jantung, bedah, serta layanan subspesialis pada hari tertentu guna memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan mendatangkan dokter spesialis THT dari RS Bhayangkara Kediri, RSUD dr Soedomo Trenggalek memastikan tidak ada kekosongan layanan meski sejumlah dokter menjalankan ibadah haji.
Dengan begitu, pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap optimal dan terjaga.
“Dari sisi pelayanan, insya Allah tidak ada permasalahan. Masyarakat tetap mendapatkan layanan medis sesuai standar,” tegas Jiono. (jaz/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana