WATULIMO, Radar Trenggalek – Kondisi jalur lintas selatan (JLS) Trenggalek-Tulungagung perlu mendapatkan perhatian. Lantaran tak sedikit lubang yang bisa membahayakan para pengendara motor.
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik jalan berlubang yang ada di sisi kiri maupun kanan perlu segera dilakukan penanganan agar ada penambalan.
Apalagi, jalur tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan sejumlah objek di dua kabupaten ini.
Maka, jika terus dibiarkan akan rawan kecelakaan, terutama ketika malam hari. “Harus segara diperbaiki,” terang salah satu pengguna jalan, Cahyo.
Baca Juga: Antrean Panjang, Komisi IV DPRD Trenggalek Minta RSUD Tambah Dokter Spesialis Jantung
Dia mengaku, dulu ketika belum banyak aktivitas kendaraan di jalur tersebut, jalan memang tergolong baik.
Namun, seiring perjalanan waktu, kondisi jalur makin ramai dan banyak wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di tepi pantai.
Tak ayal hal ini membuat volume kendaraan naik hingga pengaruhi kualitas jalan yang semula baik. “Tentu dengan makin banyak kendaraan, maka beban jalan akan meningkat,” terangnya.
Belum lagi, sejumlah truk bertonase berat untuk mengangkut material turut memperparah kerusakan jalan.
Dia menjelaskan bahwa ketika hujan pun turut menyumbang kerusakan jalan. Termasuk material longsor ke tepi maupun bahu jalan.
Baca Juga: Jembatan Garuda Belah Sungai Mlinjon
Maka dari itu, hal ini merupakan tantangan dari pihak pengelola jalan untuk melakukan antisipasi.
Minimal ada pemeliharaan rutin untuk tambal sulam di jalan yang berlubang dan memberikan kenyamanan bagi pengendara.
Dia mengaku, jalur tersebut merupakan akses utama ke sejumlah pantai, bahkan bisa ke Blitar. Artinya memang memiliki peran penting.
Apalagi nanti jelang liburan panjang pada akhir bulan, kemungkinan besar warga memanfaatkan waktu luang dengan berlibur.
“Selama ini jalur JLS memang ramai, baik saat weekend maupun libur panjang, karena memang akses menarik dengan pemandangan hamparan Samudra Hindia,” ungkap pria 44 tahun ini.
Baca Juga: Perajin Tusuk Sate Kewalahan Hadapi Permintaan, Menjelang Idul Adha
Dia menambahkan, selain jalan berlubang, penerangan jalan umum (PJU) pun perlu dilakukan penambahan.
Lantaran ketika malam hari bisa membantu para pengendara untuk melintas, tak hanya mengandalkan lampu kendaraan.
“Mudah-mudahan dengan berbagai keluhan pengguna jalan, ada respons positif dari pihak terkait,” pungkasnya. (gun/c1/din)