Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pantangan Weton Pon yang Jarang Diketahui, Konon Bisa Bikin Rezeki Seret dan Hidup Penuh Kesialan

Novica Satya Nadianti • Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:57 WIB
Pantangan weton Pon dipercaya bisa memengaruhi rezeki dan kehidupan. Simak larangan yang disebut penting menurut primbon Jawa.(freepik.com)
Pantangan weton Pon dipercaya bisa memengaruhi rezeki dan kehidupan. Simak larangan yang disebut penting menurut primbon Jawa.(freepik.com)

 

JAKARTA - Pantangan weton Pon kembali menjadi perbincangan di kalangan pecinta primbon Jawa setelah banyak kisah yang mengaitkan pelanggaran pantangan ini dengan rezeki seret, hidup penuh masalah, hingga gangguan batin. Dalam kepercayaan Jawa, weton Pon disebut memiliki energi halus yang kuat sehingga harus dijaga dengan perilaku dan kebiasaan tertentu.

Weton Pon dikenal sebagai salah satu weton yang memiliki aura wibawa, intuisi tajam, dan sensitif terhadap energi di sekitarnya. Karena itu, para leluhur Jawa meyakini pemilik weton ini tidak boleh sembarangan dalam bersikap, memilih lingkungan, hingga menentukan waktu tertentu untuk beraktivitas.

Banyak orang menganggap pantangan weton Pon hanya mitos. Namun dalam tradisi primbon Jawa, larangan tersebut dipercaya sebagai bentuk penjagaan agar energi kehidupan tetap seimbang dan terhindar dari kesialan.

Baca Juga: Rahasia Weton Wage yang Baru Terungkap, Disebut Punya Aura Spiritual Kuat dan Rezeki Tak Terduga

Pantangan Weton Pon Soal Makanan dan Kebiasaan Sehari-hari

Salah satu pantangan weton Pon yang paling sering dibahas berkaitan dengan makanan dan kebiasaan makan. Dalam primbon Jawa, orang yang lahir pada weton Pon dipercaya harus menghindari makanan yang dianggap “kotor” secara energi, seperti daging mentah, darah segar, hingga makanan yang tidak layak konsumsi.

Kepercayaan ini muncul karena weton Pon disebut memiliki energi batin yang sensitif. Jika mengonsumsi makanan yang dianggap membawa energi negatif, pemilik weton ini dipercaya lebih mudah mengalami emosi tidak stabil, sulit tidur, hingga sering merasa gelisah tanpa sebab.

Selain itu, kebiasaan makan juga dianggap penting. Orang Pon dianjurkan tidak makan sambil berdiri, berjalan, atau duduk di depan pintu rumah. Dalam filosofi Jawa, pintu merupakan simbol jalur keluar masuk rezeki sehingga makan di depan pintu dipercaya bisa menghambat datangnya keberuntungan.

Tidak hanya soal makanan, waktu makan juga menjadi perhatian. Banyak orang tua Jawa melarang pemilik weton Pon makan sembarangan saat waktu magrib karena dipercaya sebagai waktu pergantian energi spiritual.

Larangan lain yang sering disebut adalah menghindari minuman keras dan kebiasaan mabuk. Dalam kepercayaan primbon, hilangnya kesadaran membuat energi weton Pon menjadi lemah dan rentan terkena pengaruh negatif dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Weton Pahing Disebut Dilindungi 7 Jin Kaya Raya, Primbon Jawa Ungkap Aura Kuat dan Pantangan Besarnya

Arah Tidur dan Tempat Angker Disebut Berpengaruh pada Orang Pon

Pantangan weton Pon berikutnya berkaitan dengan arah tidur dan tempat tertentu yang dianggap memiliki energi berat. Dalam primbon Jawa, pemilik weton Pon dipercaya sensitif terhadap arah barat laut dan timur laut.

Tidur dengan kepala menghadap arah tersebut dipercaya dapat memicu mimpi buruk, rasa gelisah, hingga gangguan kesehatan. Karena itu, sebagian masyarakat Jawa memilih arah selatan atau timur untuk posisi tidur anggota keluarga yang lahir di weton Pon.

Selain arah tidur, orang Pon juga disebut sebaiknya menghindari terlalu lama berada di tempat angker seperti area pemakaman, rumah kosong, atau lokasi yang dianggap memiliki energi negatif, terutama pada malam hari.

Kepercayaan ini muncul karena weton Pon dianggap lebih mudah “kesenggol” energi halus dibanding weton lain. Tidak sedikit cerita di masyarakat tentang orang Pon yang mengalami gangguan batin setelah mendatangi tempat-tempat tertentu tanpa persiapan spiritual.

Dalam tradisi Jawa, pemilik weton Pon juga disarankan memperbanyak doa atau membawa benda simbolik seperti bunga setaman ketika harus mendatangi lokasi yang dianggap wingit.

Baca Juga: Primbon Jawa Ungkap Arah Jodoh Berdasarkan Weton dan Nogo Dino, Jomblo Wajib Tahu

Ucapan, Hari Tertentu, dan Hubungan Sosial Jadi Pantangan Penting

Hal lain yang dipercaya sangat berpengaruh bagi weton Pon adalah ucapan dan perilaku sehari-hari. Leluhur Jawa meyakini orang Pon memiliki energi “sabda dadi”, yakni ucapan yang mudah menjadi kenyataan.

Karena itu, pemilik weton Pon dianjurkan menghindari kata-kata kasar, sumpah buruk, atau mendoakan keburukan kepada orang lain. Sebaliknya, doa dan ucapan positif dipercaya bisa menjadi sumber keberuntungan bagi mereka.

Dalam primbon Jawa, ada pula hari-hari tertentu yang dianggap berat bagi weton Pon, seperti Selasa Kliwon dan Jumat Legi. Pada hari tersebut, pemilik weton Pon disarankan lebih berhati-hati saat bepergian atau memulai pekerjaan penting.

Baca Juga: Rahasia Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Hari dan Arah yang Diyakini Bawa Sial serta Seret Rezeki

Selain itu, menjaga hubungan sosial juga dianggap penting. Orang Pon dipercaya tidak boleh memutus silaturahmi dengan keluarga, tetangga, atau orang tua karena dapat menghambat rezeki dan ketenangan hidup.

Mereka juga dianjurkan menghindari gosip, konflik berkepanjangan, hingga lingkungan pertemanan yang negatif. Sebab dalam filosofi Jawa, weton Pon dianggap mudah menyerap energi dari orang-orang di sekitarnya.

Pada akhirnya, pantangan weton Pon dalam primbon Jawa tidak hanya dimaknai sebagai larangan mistis, tetapi juga nasihat agar seseorang menjaga perilaku, ucapan, dan hubungan sosial supaya hidup lebih tenang dan harmonis.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Pantangan Weton Pon #rezeki weton pon #Weton Pon #Primbon Jawa