DURENAN, Radar Trenggalek – Selama pengalihan arus lalu lintas dampak dari revitalisasi Jembatan Gondang di Kabupaten Tulungagung, sejumlah kendaraan besar seperti bus dan truk harus memutar melewati Jalan Raya Durenan-Bandung. Maka itu, fasilitas Terminal Tipe-C Durenan yang berada di ruas jalan tersebut disiapkan untuk dimanfaatkan sebagai titik transit dan rest area meskipun dengan kondisi tertentu.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Trenggalek, Budi Supriyanto, melalui Kepala Seksi Prasarana Angkutan, Yuwana Galih Wibawa, menyampaikan telah berkoordinasi dengan petugas Tipe C Durenan maupun Terminal Tipe A Surodakan yang membidangi layanan transportasi AKDP dan AKAP terkait skema pelayanan selama pengalihan arus berlangsung.
Dari hasil koordinasi tersebut, armada AKDP maupun AKAP disebut tidak memiliki kewajiban untuk masuk ke Terminal Durenan.
Baca Juga: Terminal Surondakan Jalani Perbaikan Fasilitas
Meskipun demikian, Galih menyebut terminal tetap dapat dimanfaatkan sebagai ruang tunggu maupun titik transit penumpang.
“Tidak ada kewajiban untuk layanan AKAP dan AKDP masuk ke Terminal Penumpang Tipe-C Durenan,” tandasnya, Kamis (21/5).
Sebagai langkah pelayanan, Disperkimhub telah menginstruksikan petugas Terminal Tipe C Durenan untuk mengarahkan armada bus untuk masuk terminal apabila terdapat penumpang yang menunggu di dalam Terminal Durenan.
Juga disiapkan sebagai rest area sementara bagi masyarakat pengguna jasa transportasi.
“Kami juga telah memberikan penjelasan kepada petugas kami di Terminal Tipe C Durenan agar jika ada penumpang yang menunggu di Terminal Durenan, memberikan imbauan atau kode kepada kru untuk masuk terminal dan mengambil penumpang,” jelasnya.
Baca Juga: Tak Reaktivasi BPJS PBI JK, Masyarakat Harus Pengusulan Ulang
Namun, pemanfaatannya dilakukan dengan keterbatasan karena sejumlah bagian bangunan masih membutuhkan perbaikan. Area ruang tunggu, toilet, dan ruangan kantor masih dapat digunakan.
Sementara pada bagian bangunan yang dinilai rawan, seperti di bawah atap yang mulai lapuk, telah dipasang informasi peringatan agar dihindari masyarakat.
Pengelola terminal mengaku siap memberikan pelayanan transportasi sesuai kebutuhan masyarakat selama masa pengalihan arus pembangunan Jembatan Gondang berlangsung.
“Kami menyambut positif dan siap untuk berperan dalam memberikan layanan kepada masyarakat pengguna transportasi sesuai dengan pangsa pasar yang ada,” pungkasnya. (tra/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana