Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pernah Ramai, Wisata Banyu Nget Terbengkalai

Fatra Aditya • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:59 WIB
SEPI: Wisata Banyu Nget, di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo kini terbengkalai. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)
SEPI: Wisata Banyu Nget di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, kini terbengkalai. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)

WATULIMO, Radar Trenggalek – Destinasi wisata Air Terjun Banyu Nget yang terletak di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Destinasi wisata yang sempat viral dan ramai dikunjungi wisatawan sebelum pandemi Covid-19 itu kini tampak terbengkalai tanpa adanya perawatan dan sepi dari aktivitas pengunjung.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area pintu masuk hingga jalur menuju air terjun terlihat tidak terurus. Bangunan loket tiket sudah rusak dan dipenuhi tanaman liar.

Rambu petunjuk arah pun juga sudah mulai tidak kelihatan, baik memudar maupun tertutup semak belukar.

Kondisi tersebut diperparah oleh akses jalan berupa tangga yang mulai tertutup rumput dan terkesan angker karena tidak adanya aktivitas manusia.

Meski demikian, beberapa fasilitas seperti jalan berpaving menuju jembatan gantung masih tampak bersih, hanya berselimutkan lumut-lumut tipis.

Namun, setelah melintasi jembatan tersebut, pengunjung akan menemukan bangunan warung dan toilet yang sudah lama tidak digunakan. Tidak ada petugas maupun aktivitas wisatawan yang terlihat di area tersebut.

Warga setempat, Wahyono, mengaku prihatin dengan kondisi destinasi wisata tersebut terlebih sebelum pandemi melanda.

Menurut dia, suasana yang dulunya ramai kini berubah menjadi sepi dan terkesan menyeramkan.

“Dulu sempat ramai, sekarang benar-benar sepi. Tidak ada orang sama sekali, dah jadi hutan lagi,” ujarnya.

Dia juga menyebut jalur menuju air terjun sudah tidak jelas karena tertutup tanaman liar.

Selain itu, banyak durian yang membusuk di sepanjang jalan setapak karena kawasan tersebut berada di tengah hutan durian. 

Wahyono berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk menghidupkan kembali destinasi tersebut karena jika dikelola dengan baik, tidak menutup kemungkinan destinasi wisata tersebut kembali ramai.

“Sayang banget ini sebenarnya, kalau dikelola baik atau dikelola pemkab, harusnya bisa ramai lagi,” pungkasnya. (tra/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Air Terjun Banyu Nget #watulimo #destinasi wisata