Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jalur Alternatif Bus Kecil Masih Disurvei, Wacana Bisa Melalui Jalur via Malasan–Gempolan

Zaki Jazai • Kamis, 4 Juni 2026 | 12:28 WIB
Lantas Menuju Desa Gempola, Kecamatan Pakel, Tulunganggung. ( SUMBER; WASATPEL TERMINAL TIPE A SURONDAKAN)
Lantas Menuju Desa Gempola, Kecamatan Pakel, Tulunganggung. ( SUMBER; WASATPEL TERMINAL TIPE A SURONDAKAN)

KOTA, Radar Trenggalek – Penutupan total jembatan di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, mulai Selasa (2/6) berdampak langsung pada arus perjalanan bus dari Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek.

Sebab, jembatan tersebut merupakan jalur utama bus antar kota dalam provinsi (AKDP) Trenggalek-Surabaya, juga Trenggalek- Malang.

Kendati jalur alternatif untuk bus besar telah diputuskan, saat ini petugas juga masih menyiapkan jalur alternatif lain untuk bus kecil. Ini terjadi lantaran ada opsi jalur alternatif bagi bus kecil . Namun, kondisi lapangan belum sepenuhnya dipastikan.

Baca Juga: Longsor Susulan Mengancam KM 16, Kondisi Tebing Belum Stabil Terapkan Sistem Buka Tutup

“Untuk bus kecil, kami mendapat informasi bisa lewat jalan di Desa Malasan menuju Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Tulungagung. Tapi sampai sekarang masih kami cek bagaimana kondisi jalurnya,” jelas Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Tipe A Surodakan, Devi Ariandi.

Dia menambahkan, berbeda dengan bus kecil, bus besar sudah dipastikan dialihkan melalui jalur simpang empat Durenan ke selatan menuju Kecamatan Bandung, Campurdarat, hingga Boyolangu di Kabupaten Tulungagung.

Pertimbangan utama adalah dimensi kendaraan dan kondisi lebar jalan.

“Bus besar dimensinya panjang dan lebar, sehingga kami arahkan lewat Campurdarat karena jalannya lebih memungkinkan. Ini juga untuk mengantisipasi kemacetan agar tidak mengunci jalur,” imbuhnya.

Baca Juga: Potensi PAD Bocor Akibat Reklame Liar

Seiring perubahan rute tersebut, pengelola terminal juga mengambil langkah antisipatif dengan memajukan jadwal keberangkatan bus selama 1 jam. Kebijakan ini dilakukan agar bus tetap dapat tiba tepat waktu di terminal tujuan.

“Jadwal kami majukan satu jam mulai pukul 06.00 tadi (Selasa (2/6, Red) supaya bus tetap bisa masuk terminal tujuan dan tidak terkendala waktu tempuh yang lebih panjang,” terang Devi.

Di sisi lain, pihak terminal bersama Satlantas Polres Trenggalek terus melakukan koordinasi guna memastikan keselamatan perjalanan tetap terjaga.

Upaya itu meliputi pemeriksaan kendaraan (ramp check) hingga pembinaan kepada pengemudi terkait keselamatan berkendara.

Baca Juga: Terminal Surondakan Jalani Perbaikan Fasilitas

“Kami rutin berkoordinasi dengan satlantas, baik untuk ramcek maupun imbauan safety driving, termasuk pemeriksaan kesehatan pengemudi,” ujarnya.

Meski terjadi perubahan arus dan penyesuaian jadwal, Devi memastikan pelayanan tetap berjalan. Dia berharap seluruh pengemudi dan penumpang dapat memahami kondisi tersebut serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Harapan kami, perjalanan tetap lancar dan aman meskipun ada pengalihan jalur. Keselamatan tetap yang utama,” pungkasnya.(jaz/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Penutupan total jembatan #Kecamatan Gondang #Kabupaten Tulungagung #Trenggalek-Surabaya #akdp