KOTA, Radar Trenggalek – Pergerakan penumpang di Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026 tak terjadi perubahan yang mencolok.
Pasalnya, kendati mengalami peningkatan, tetapi tidak menunjukkan lonjakan signifikan seperti pada momentum libur besar lainnya.
Kenaikan jumlah penumpang yang terjadi masih dalam batas normal dan cenderung setara dengan kondisi akhir pekan. “
Baca Juga: Lima Wajah Baru Masuk Polres Trenggalek, Adaptasi Cepat dan Kesiapan Pengamanan
Dapat kami laporkan, penumpang dari H-3 tanggal 24 Mei 2026 untuk keberangkatan total 805 orang, kemudian H+3 sebanyak 850 penumpang, dan arus puncaknya terjadi pada 1 Juni 2026 sebanyak 1.581 penumpang,” ujar Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek, Devi Ariandi.
Menurut dia, meski terjadi peningkatan, kondisi tersebut belum dapat dikategorikan sebagai lonjakan atau pembeludakan penumpang.
“Kalau dibandingkan dengan momen besar seperti Idul Fitri, ini masih tergolong normal, bahkan hampir sama dengan kondisi akhir pekan,” jelasnya.
Dia menambahkan, mayoritas penumpang masih didominasi oleh pengguna bus antarkota dalam provinsi (AKDP) yang menjadi tulang punggung aktivitas transportasi di Terminal Surodakan.
Baca Juga: Terminal Surondakan Jalani Perbaikan Fasilitas
Sementara itu, jumlah penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tercatat relatif lebih sedikit dibandingkan layanan dalam provinsi.
Meski ada peningkatan mobilitas, pengelola terminal tidak melakukan penambahan armada bus. Ketersediaan armada reguler dinilai masih mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat selama libur Idul Adha.
“Untuk penambahan armada masih mencukupi, jadi tidak ada penambahan. Berbeda dengan Idul Fitri yang biasanya memang ada tambahan armada,” ungkap Devi.
Baca Juga: Lama Rusak, Fasilitas Terminal Mulai Diperbaiki
Dengan kondisi tersebut, aktivitas di Terminal Surodakan selama libur Idul Adha berlangsung lancar tanpa kepadatan berarti. Tidak ditemukan antrean panjang maupun penumpukan penumpang di area keberangkatan.
“Situasi ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat pada libur Idul Adha di sini (Trenggalek, Red) masih terkendali, sehingga pelayanan transportasi tetap berjalan normal tanpa tekanan berlebih pada armada yang tersedia,“ jelas Devi. (jaz/c1/din)
Editor : Isna Dzikirianti