Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kendaraan Besar Mulai Dialihkan, Ke Jalur Alternatif

Fatra Aditya • Jumat, 5 Juni 2026 | 10:27 WIB
PENGALIHAN ARUS: Kendaraan barang bertonase besar mulai gunakan jalur alternatif imbas perbaikan Jembatan Gondang. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)
PENGALIHAN ARUS: Kendaraan barang bertonase besar mulai gunakan jalur alternatif imbas perbaikan Jembatan Gondang. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)

DURENANRadar Trenggalek – Kendaraan bertonase besar mulai diarahkan menggunakan jalur alternatif menyusul pelaksanaan perbaikan Jembatan Gondang 1 di Kabupaten Tulungagung.

Pengalihan arus tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mengurangi potensi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan.

Anggota Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Edy Wasono mengatakan, pengalihan kendaraan besar telah mulai diberlakukan sejak pekerjaan perbaikan jembatan berlangsung pada Selasa (2/6) pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Tekankan Perbaikan Jalan Ngares - Bendungan Jadi Prioritas

Kendaraan dengan ukuran besar, terutama truk dan bus, diminta mengikuti jalur alternatif yang telah ditentukan petugas. “Untuk kendaraan besar mulai gunakan jalur alternatif,” ujarnya.

Menurut Ipda Edy, kondisi arus lalu lintas di sekitar simpang empat Durenan hingga kini masih terpantau lancar.

Petugas kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan pengalihan arus berjalan sesuai rencana. “Untuk arus lalu lintas di sini dipastikan lancar selama pengalihan arus,” katanya.

Meski demikian, dia mengungkapkan, terdapat potensi kepadatan di sejumlah titik yang dilalui kendaraan besar. Termasuk di kawasan simpang empat Bandung, Tulungagung, yang menjadi bagian dari jalur alternatif kendaraan bertonase besar.

Baca Juga: Tak Ada Lonjakan Signifikan Penumpang, Momen Libur Panjang Idul Adha

Dia menjelaskan, kondisi geometrik jalan di lokasi tersebut membuat kendaraan berukuran panjang, seperti truk gandeng, membutuhkan ruang lebih saat berbelok.

Akibatnya, kendaraan harus menunggu lampu lalu lintas menyala hijau sebelum dapat bermanuver dengan aman. “Yang jadi masalah justru nanti di Perempatan Bandung.

Di sana itu belok kiri jalan terus, kalau truk-truk gandeng tidak cukup sehingga harus menunggu lampu hijau dan bisa terjadi penumpukan,” jelasnya.

Satlantas Polres Trenggalek mengimbau para pengendara untuk mematuhi arahan petugas serta memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang selama masa perbaikan Jembatan Gondang 1 berlangsung. (tra/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Kabupaten Tulungagung #Kendaraan bertonase besar #perbaikan Jembatan Gondang #Pengalihan arus #jalur alternatif