KOTA, Radar Trenggalek - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Wening Trenggalek saat ini sedang melakukan serangkaian langkah perbaikan layanan air bersih yang berfokus pada pembenahan sistem distribusi di berbagai wilayah pelayanan. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas produk maupun pelayanan.
Tahapan awal yang dilakukan adalah pemetaan menyeluruh terhadap permasalahan teknis maupun nonteknis di lapangan. Hasil identifikasi tersebut digunakan sebagai dasar dalam menentukan langkah perbaikan pada jaringan air yang selama ini dikeluhkan pelanggan.
“Fokus kita, pertama pemetaan masalah, kedua implementasi, ketiga realisasi hasil pemetaan masalah dan evaluasi dari kegiatan yang kami laksanakan," ujar Direktur Perumda Tirta Wening, Khoirul Ansori.
Salah satu prioritas utama yang ditangani adalah kebocoran pada jaringan pipa transmisi dan distribusi. Kondisi tersebut diketahui menjadi salah satu penyebab utama kehilangan air serta tidak stabilnya suplai di sejumlah titik layanan.
Selain penangan pada kebocoran pipa, perbaikan juga dilakukan pada infrastruktur jembatan pipa di kawasan Watulimo–Prigi yang merupakan bagian penting dalam sistem penyaluran air bersih ke wilayah tertentu di kawasan tersebut.
Upaya lain yang dijalankan adalah optimalisasi penggunaan ground reservoir di Bukit Jaas. Fasilitas tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal memiliki kapasitas yang cukup besar untuk membantu menstabilkan pasokan air, terutama pada jalur distribusi yang bergantung pada sistem by pass.
Permasalahan lain yang turut menjadi perhatian adalah ketidakseimbangan tekanan air di sejumlah wilayah. Dalam satu jaringan pelayanan, ditemukan perbedaan tekanan yang cukup signifikan antarpelanggan yang berdampak pada ketidakmerataan distribusi.
Baca Juga: Terminal Durenan Dimanfaatkan Titik Transit , Bus Tak Wajib Masuk
Untuk mengatasi hal tersebut, pemasangan perangkat air valve dan stalpot mulai disiapkan sebagai pengatur sekaligus pengaman tekanan dalam jaringan pipa.
Selain pembenahan jaringan, dilakukan pula program peremajaan meter air pelanggan. Langkah ini menyasar meter yang telah melewati usia teknis guna menjaga akurasi pencatatan pemakaian air serta mendukung pengurangan kehilangan air.
Di sisi jaringan distribusi, peningkatan kapasitas juga direncanakan di wilayah Gandusari dan Kampak. Pipa yang sebelumnya berdiameter 1,5 inci akan ditingkatkan menjadi 3 inci untuk memperbesar aliran dan memperbaiki pemerataan distribusi.
Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem pelayanan air bersih serta meningkatkan stabilitas suplai di wilayah Trenggalek secara bertahap.(tra/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana