Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kondisi Geografis Jadi Kendala Distribusi Air

Fatra Aditya • Rabu, 17 Juni 2026 | 11:05 WIB
SUPLAI PELANGGAN : Intalasi pengolahan air milik PDAM Tirta Wening untuk kebutuhan air bersih. (FATRA ADITYA / RADAR TRENGGALEK)
SUPLAI PELANGGAN : Intalasi pengolahan air milik PDAM Tirta Wening untuk kebutuhan air bersih. (FATRA ADITYA / RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Wening Kabupaten Trenggalek akui belum bisa melayani pipanisasi di beberapa daerah yang ada di Trenggalek.

Hal tersebut lantaran kondisi geografis dari Trenggalek yang didominasi oleh perbukitan.

Karena itu, desa-desa yang berada di dataran tinggi belum tersentuh program pipanisasi dari perumdam. Salah satunya di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak.

Direktur Perumdam Tirta Wening Trenggalek, Khoirul Ansori menjelaskan, layanan pipanisasi belum merambah ke area tersebut.

Baca Juga: HUT Ke-20 PPDI, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Perangkat Desa

Keterbatasan jaringan pipa, ketersediaan stok air, serta kondisi geografis menjadi kendala utama. 

Geografis desa yang berada di dataran tinggi membuat distribusi air menjadi sedikit sulit karena memerlukan alat sejenis pompa untuk mengalirkan air ke daerah tersebut.

"Kendalanya air, jaringan pipa, sama lokasi geografis," ujarnya, Senin (15/6). 

Dia mengatakan, sebenarnya program pipanisasi bisa saja dijalankan di daerah tersebut.

Namun, program itu harus terkendala oleh suatau hal yakni stok air. Khoirul menyebut bahwa di daerah Kampak, stok air juga sulit, utamanya ketika kemarau.

Maka dari itu, hal tersebut juga menjadi sebuah tantangan dalam program pipanisasi ke daerah-daerah yang berada di dataran tinggi.

“Ya, bisa saja, tapi harus memastikan ada stok airnya. Stok airnya di perbatasan Kampak dan Munjungan itu juga sulit,” ujarnya.

Wilayah yang berada di perbatasan Kampak hingga Munjungan dan kawasan-kawasan dataran tinggi memerlukan sumber air yang memadai terlebih dahulu sebelum jaringan pipa dapat dibangun.

Baca Juga: Taklukkan Ombak lewat Balap Perahu Kunting

Dengan begitu, PDAM sedang mencari alternatif sumber air baru untuk mendukung rencana perluasan layanan.

"Maka dari itu, nanti akan kita cari alternatif sumber lain yang bisa memenuhi kebutuhan yang ada di sana," pungkasnya.(tra/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Khoirul Ansori #Perumdam Tirta wening #trenggalek