Konflik PSSI vs Dispora Ganggu Pembinaan Olahrga, Komisi IV Fasilitasi Sinkronisasi Jadwal, KONI Terus Dorong Aktivitas Cabor
Zaki Jazai• Kamis, 25 Juni 2026 | 12:03 WIB
Konflik penggunaan Stadion Menak Sopal antara Askab PSSI dan Dispora Trenggalek dimediasi DPRD demi kelancaran pembinaan olahraga daerah. (AI)
KOTA,Radar Trenggalek – Konflik penyewaan Stadion Menak Sopal antara Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Trenggalek harus segera diselesaikan. Pasalnya, jika kondisi tersebut terus berlarut-larut akan mengarah ke indikasi konflik lainnya.
Hal itu terlihat jelas dalam rapat dengar pendapat (RDP) di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek.
Sebab, berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Trenggalek dalam agenda tersebut, polemik yang disampaikan mengarah ke konflik kepentingan. Kendati demikian, hal tersebut disanggah oleh Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin.
Dia menegaskan bahwa polemik penggunaan stadion antara Askab PSSI dan dispora bukanlah konflik kepentingan. Sebaliknya, DPRD memastikan tetap fokus mendukung perkembangan olahraga di daerah.
Apalagi dalam hal ini komisi IV hanya menjalankan fungsi fasilitasi terhadap setiap persoalan yang disampaikan masyarakat, termasuk dari Askab PSSI.
“Prinsip kami, siapa pun yang datang ke rumah rakyat akan kami fasilitasi. Tidak perlu ditafsirkan macam-macam seolah ada konflik atau pengaruh pihak tertentu,” ujarnya.
Dia menilai, spekulasi yang berkembang terkait adanya konflik kepentingan antara PSSI dan dispora tidak perlu diperbesar karena berpotensi memecah fokus pembinaan olahraga.
“Ini urusan olahraga. Kita lihat sama. Jangan sampai narasi yang tidak jelas malah mengadu domba, itu kurang baik,” tegasnya.
Dalam RDP yang digelar, komisi IV memfasilitasi sinkronisasi jadwal penggunaan stadion antara Askab PSSI dan dispora. Dari hasil rapat tersebut, disepakati jadwal pelaksanaan sejumlah agenda.
Untuk Piala Soeratin U-13 dan U-15, pertandingan akan digelar pada 24 dan 25 Juni serta 2 Juli di stadion. Sementara itu, Piala Kemerdekaan antarpelajar dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 25 Juli dengan melibatkan siswa tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MA sederajat.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi solusi agar seluruh agenda dapat berjalan tanpa benturan jadwal.
Sukarodin menegaskan, komisi IV mendukung penuh kegiatan olahraga sebagai sarana pembinaan generasi muda. “Kegiatan seperti ini sangat positif. Daripada anak-anak keluyuran tidak jelas, lebih baik difasilitasi melalui olahraga,” ungkapnya.
Dia juga mengapresiasi peran KONI sebagai induk organisasi olahraga yang terus mendorong aktivitas cabang olahraga di daerah.
Ke depan, DPRD berharap sinergi antar-pemangku kepentingan semakin kuat agar pembinaan olahraga di Trenggalek berjalan optimal. “Mudah-mudahan ini bisa diikuti cabang olahraga lainnya,” tandasnya. (jaz/c1/din)