Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

MTsN 2 Trenggalek Resmi Sandang Predikat Madrasah Pramuka Pertama di Jawa Timur

Gunawan Awan • Senin, 29 Juni 2026 | 11:32 WIB
BERPRESTASI: Anggota KALIMASADA SCOUT MTsN 2 Trenggalek bersama dengan para jajarand i lingkup Kemenag usai pertunjukan kolosal bertajuk Ethnic Culture.(FOTO-FOTO MTSN 2 TRENGGALEK UNTUK RADAR TRENGGALEK)
BERPRESTASI: Anggota KALIMASADA SCOUT MTsN 2 Trenggalek bersama dengan para jajarand i lingkup Kemenag usai pertunjukan kolosal bertajuk Ethnic Culture.(FOTO-FOTO MTSN 2 TRENGGALEK UNTUK RADAR TRENGGALEK)

KAMPAK, Radar Trenggalek – MTsN 2 Trenggalek kembali menorehkan prestasi. Madrasah tersebut resmi di-launching sebagai Madrasah Pramuka pertama di Jawa Timur, bahkan diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.

Peresmian dilakukan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Dr Ahmad Sruji Bahtiar MPdI, pada Rabu (24/6) lalu.

Acara launching dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Trenggalek Dr Drs Mohammad Nur Ibadi MM beserta jajaran, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), serta perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Trenggalek, Supriyadi, selaku Kapusdiklatcab.

Baca Juga: Pengelolaan Wisata Tak Bisa Jalan Sendiri, Harus Bangun Kolaborasi

Kedatangan rombongan disambut meriah melalui penampilan Tari Turonggo Yakso, tarian khas Kabupaten Trenggalek yang menjadi simbol penghormatan kepada tamu kehormatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

Prosesi launching ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya MTsN 2 Trenggalek sebagai Madrasah Pramuka. Selanjutnya, rombongan meninjau stan inovasi karya peserta didik yang dipamerkan oleh KALIMASADA SCOUT MTsN 2 Trenggalek.

Selama ini, MTsN 2 Trenggalek dikenal sebagai salah satu madrasah unggulan di bidang kepramukaan. Berbagai prestasi telah diraih, mulai tingkat kabupaten hingga provinsi.

Prestasi terbaru adalah meraih Juara Umum Lomba Tingkat III (LT-III) yang mengantarkan kontingen madrasah mewakili daerah pada ajang tingkat Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Perhutani Tak Lagi Kelola KHDPK Pengelolahan Beralih ke Kemenhut

Selain prestasi kepramukaan, peserta didik juga memamerkan berbagai produk inovasi hasil pembinaan pramuka, yakni jamu tradisional, tiwul instan, dan kompos.

Produk tersebut merupakan hasil kreativitas yang mengangkat potensi lokal, melestarikan budaya, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan kolosal bertajuk Ethnic Culture yang dibawakan 150 anggota KALIMASADA SCOUT MTsN 2 Trenggalek. Pertunjukan memadukan seni, musik, gerak, dan kekompakan dalam balutan keberagaman budaya Nusantara sehingga mendapat apresiasi dari para tamu undangan.

PRESTASI GEMILANG:  Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr Ahmad Sruji Bahtiar, MPdI, (tengah) meresmikan Madrasah Pramuka didampingi Kakankemenag  Trenggalek Dr Drs Mohammad Nur Ibadi, MM, Kepala MTsN 2 Trenggalek, Ahzan Winarto, SPd, MPd, pada Rabu (24/6) lalu.
PRESTASI GEMILANG: Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr Ahmad Sruji Bahtiar, MPdI, (tengah) meresmikan Madrasah Pramuka didampingi Kakankemenag Trenggalek Dr Drs Mohammad Nur Ibadi, MM, Kepala MTsN 2 Trenggalek, Ahzan Winarto, SPd, MPd, pada Rabu (24/6) lalu.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Dr Ahmad Sruji Bahtiar MPdI mengapresiasi inovasi yang dilakukan MTsN 2 Trenggalek.

Menurut dia, Madrasah Pramuka menjadi model pembinaan karakter yang layak dikembangkan oleh madrasah lain di Indonesia.

Kepala MTsN 2 Trenggalek, Ahzan Winarto SPd MPd mengatakan, predikat Madrasah Pramuka merupakan amanah yang harus dijaga melalui pembinaan karakter secara berkelanjutan.

Baca Juga: SD Islam Giri Arum Kusuma Sukses Gelar Specta Show dan Pengajian, Wadah Kreativitas Siswa Menuju Generasi Emas

"Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi menjadi media membentuk karakter peserta didik agar memiliki kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, kepedulian, dan mampu beradaptasi di mana pun mereka berada," ujarnya.

Ahzan menambahkan, predikat Madrasah Pramuka melengkapi berbagai capaian yang telah diraih MTsN 2 Trenggalek. Saat ini madrasah tersebut juga telah menyandang predikat Madrasah Adiwiyata Nasional dan Sekolah Sehat.

"Dengan tiga identitas ini, yakni Madrasah Adiwiyata Nasional, Sekolah Sehat, dan Madrasah Pramuka, kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta budaya hidup sehat," tegasnya.

Peluncuran Madrasah Pramuka diharapkan menjadi tonggak lahirnya berbagai inovasi pendidikan karakter di lingkungan madrasah sekaligus memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, cinta tanah air, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (gun/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Madrasah Pramuka #Kanwil Kemenag #Dr Ahmad Sruji Bahtiar #kabupaten trenggalek #MTsN 2 Trenggalek