Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Regenerasi Bidan Harus Diimbangi Kompetensi

Fatra Aditya • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:15 WIB
SUHARTI, Ketua IBI Kabupaten Trenggalek. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)
SUHARTI, Ketua IBI Kabupaten Trenggalek. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek – Regenerasi untuk tenaga bidan di Trenggalek hingga sekarang dinilai berjalan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari masih tingginya minat masyarakat untuk menempuh pendidikan kebidanan dan terus bertambahnya anggota baru Ikatan Bidan Indonesia (IBI) setiap tahun.

Ketua IBI Kabupaten Trenggalek, Suharti mengatakan, hingga kini lembaga pendidikan kebidanan masih banyak diminati masyarakat.

Kondisi tersebut tentunya menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak di masa mendatang. 

“Untuk regenerasi insya Allah banyak yang minat. Kita melihatnya dari lulusan. Anggota IBI baru juga banyak. Jadi masih tetap ada penambahan anggota IBI baru,” ujarnya.

Baca Juga: 81 PNS Pemkab Trenggalek Terima Penghargaan Pensiun, Bupati Serahkan SK Mulai Sekda dan Guru

Menurut dia, profesi bidan masih memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Bidan, selain mendampingi ibu hamil dan persalinan, juga bertugas memberikan pelayanan kesehatan bayi, balita, anak prasekolah, hingga program Keluarga Berencana.

Maka, calon bidan dituntut memiliki berbagai kompetensi, mulai dari pelayanan kesehatan terkait ibu hamil, persalinan, nifas, pemantauan tumbuh kembang anak melalui Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), deteksi dini kanker payudara, hingga kanker serviks haruslah dipahami para bidan.

“Dengan meningkatkan kompetensi dan keterampilan, bidan dapat membantu menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi, sekaligus menekan prevalensi stunting,” katanya.

Baca Juga: Peralihan KHDPK, LMDH Bertransformasi Jadi KTH

Dengan tuntutan keterampilan bermacam-macam, para bidan diharapkan secara rutin mengikuti berbagai pelatihan yang difasilitasi dinas kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana (dinkes PPKB) maupun lembaga pelatihan kesehatan lainnya.

Pelatihan tersebut mencakup penguatan pengetahuan, keterampilan klinis, hingga pembaruan regulasi yang berkaitan dengan pelayanan kebidanan dan aturan-aturan terbaru dari Kementerian Kesehatan

Suharti berharap regenerasi yang terus berjalan dapat diimbangi dengan peningkatan kompetensi tenaga bidan sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat yang lebih luas. (tra/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#Suharti #bidan di Trenggalek #pendidikan kebidanan #Ketua IBI Kabupaten Trenggalek #pelayanan kesehatan masyarakat