Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Daya Beli Warga Melemah Pedagang Andalkan Pelanggan Lama

Mohammad Bima Faisal Mirza • Senin, 6 Juli 2026 | 11:25 WIB
MENGAIS REZEKI: Pedagang ikan asap di Pasar Gandusari terus berharap kondisi ekonomi membaik.(M. BIMA FAISAL/RADAR TRENGGALEK )
MENGAIS REZEKI: Pedagang ikan asap di Pasar Gandusari terus berharap kondisi ekonomi membaik.(M. BIMA FAISAL/RADAR TRENGGALEK )

GANDUSARI, Radar Trenggalek - Aktivitas jual beli ikan asap di Pasar Gandusari masih berlangsung setiap hari. Namun, para pedagang mengaku penjualan belum seramai biasanya. Melemahnya daya beli masyarakat serta persaingan dengan ikan basah dan daging ayam membuat omzet pedagang cenderung menurun.

Di lapak ikan asap, berbagai jenis olahan seperti ikan tongkol asap, cakalang asap, tuna asap, pari asap (ikan pe), dan manyung asap masih tersedia. Produk tersebut didatangkan dari kawasan pesisir Trenggalek, terutama Kecamatan Watulimo, yang menjadi sentra pengolahan ikan asap.

Salah satu pedagang ikan asap di Pasar Gandusari, Musaroh mengatakan, pembeli saat ini lebih berhati-hati dalam berbelanja. Jika sebelumnya satu pembeli dapat membeli beberapa ekor ikan asap, kini sebagian besar hanya membeli satu ekor atau bahkan mengurungkan niat setelah membandingkan harga dengan lauk lain.

"Kalau harga ayam sedang murah atau ikan basah banyak, pembeli biasanya beralih ke sana. Sekarang yang masih sering membeli justru pelanggan lama," ujarnya, Rabu (1/7).Baca Juga: Tebing Telung Lintang Sepi Kunjungan Wisatawan 

Selain persaingan dengan komoditas lain, pedagang juga menghadapi tantangan dari pasokan bahan baku yang bergantung pada hasil tangkapan nelayan. Saat cuaca di wilayah pesisir kurang bersahabat, pasokan ikan berkurang sehingga memengaruhi biaya produksi. Di sisi lain, pedagang berusaha mempertahankan harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Menurut Musaroh, ikan asap tetap memiliki keunggulan karena cita rasanya yang khas dan lebih tahan lama dibanding ikan segar. Meski demikian, promosi produk olahan ikan lokal dinilai masih perlu ditingkatkan agar mampu menarik minat konsumen, terutama kalangan muda.

Para pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat segera membaik sehingga daya beli kembali meningkat. Mereka juga menginginkan adanya dukungan promosi dari pemerintah maupun pelaku usaha agar ikan asap khas Trenggalek semakin dikenal luas dan mampu bersaing dengan produk pangan lainnya.Baca Juga: Salamrejo Genjot Ketahanan Pangan Bangun Saluran Irigasi Sepanjang 175 Meter

Di tengah berbagai tantangan tersebut, pedagang tetap optimistis ikan asap akan terus menjadi salah satu komoditas andalan di Pasar Gandusari. Mereka berharap jumlah pembeli kembali meningkat, terutama menjelang akhir pekan dan musim liburan, sehingga roda perekonomian pasar tradisional dapat kembali bergairah.(bim/c1/din)

Editor : Juwita Ratnasari
#PasarGandusari #IkanAsapTrenggalek #KulinerTrenggalek #EkonomiDaerah