Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gudang dan Kandang Ayam Hangus Terbakar Diduga Lalai Bakar Sampah

Zaki Jazai • Rabu, 8 Juli 2026 | 12:33 WIB
PASTIKAN PADAM: Tim Damkar Satpol PPK Trenggalek melakukan pendinginan pada lokasi kandang ayam dan gudang di Desa Wonocoyo yang terbakar.(Satpol PPK untuk Radar Trenggalek)
PASTIKAN PADAM: Tim Damkar Satpol PPK Trenggalek melakukan pendinginan pada lokasi kandang ayam dan gudang di Desa Wonocoyo yang terbakar.(Satpol PPK untuk Radar Trenggalek)

PANGGUL, Radar Trenggalek – Human error kembali menjadi penyebab kebakaran di Bumi Menak Sopal. Kali ini menghanguskan gudang sekaligus kandang ayam milik warga di Dusun Wonocoyo Utara, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, dengan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek, peristiwa yang terjadi pada Senin (6/7) malam tersebut diduga kuat dipicu kelalaian pemilik saat membakar sampah di belakang rumah yang tidak dipastikan benar-benar padam.

Akibatnya, sisa bara api kembali menyala dan merembet hingga membakar bangunan berukuran 6x3 meter tersebut.

“Dugaan sementara, sumber api berasal dari sisa pembakaran sampah yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.

Ini yang kemudian kembali membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya,” ujar Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek, Burhanuddin.

Berdasarkan laporan yang diterima tim damkar, kejadian bermula sekitar pukul 13.00 saat korban membakar sampah di dekat gudang.

Baca Juga: Pemkab Dorong Kebugaran ASN dan Semangat Pelayanan Lewat Turnamen Futsal Dispora Cup I

Api sempat diketahui warga sekitar dan dipadamkan secara manual pada sore hari. Namun, bara yang tersisa diduga masih aktif hingga akhirnya memicu kebakaran besar sekitar pukul 21.00.

Saat itu, korban yang hendak ke kamar mandi mendapati api sudah membesar dan membakar atap gudang serta kandang ayam.

Dia pun berteriak meminta pertolongan warga. Upaya pemadaman awal dilakukan secara manual sebelum akhirnya laporan disampaikan ke petugas.

Tim Damkar Pos WMK Panggul menerima laporan pukul 21.24 dan tiba di lokasi dalam waktu sekitar 9 menit. Petugas gabungan yang terdiri dari damkar, Polsek Panggul, BPBD, serta warga langsung melakukan pemadaman menggunakan dua unit kendaraan dengan total penggunaan air sekitar 5.000 liter.

“Proses pemadaman berlangsung hampir 2 jam hingga api benar-benar bisa dikendalikan,” tandas Burhanuddin.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 30 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp 150 juta.

Burhanuddin menegaskan, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya saat membakar sampah di area terbuka.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Human error seperti ini masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar,” tegasnya.(jaz/c1/din)

Editor : Adinda Okta Fitriana
#Jawa Pos Radar Trenggalek #Burhanuddin #panggul #Satpol PPK Trenggalek #human error