Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tangkap Peluang Pelatihan Kerja Untuk Tingkatkan Kompetensi

Gunawan Awan • Jumat, 10 Juli 2026 | 14:04 WIB
SEMOGA BERHASIL: Warga ketika mengikuti job fair dengan menyertakan berbagai syarat untuk pengisian lowongan kerja. (AMALIA RIZKY IP/RADAR TRENGGALEK)
SEMOGA BERHASIL: Warga ketika mengikuti job fair dengan menyertakan berbagai syarat untuk pengisian lowongan kerja. (AMALIA RIZKY IP/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Trenggalek menangkap peluang tambahan dari program Kementerian Ketenagakerjaan. 

Kementerian tersebut menawarkan enam angkatan pelatihan yang akan dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Namun, pelaksanaan program tersebut masih menunggu Balai Latihan Kerja (BLK) Trenggalek kembali dapat digunakan.

“Selama ini gedung BLK dimanfaatkan sementara untuk kegiatan Sekolah Rakyat. Hasil koordinasi terakhir, insya Allah pada 31 Juli gedung sudah dikosongkan,” kata Kepala Disperinaker Trenggalek, Christina Ambarwati, Kamis (9/7). 

Baca Juga: Pemkab Siapkan Dana Rp 5,9 Miliar Untuk Dukung Pilkades Serentak di 128 Desa

Dia mengaku masih ada waktu untuk mempersiapkan sehingga peluang pelatihan dari APBN ini bisa dimanfaatkan Kabupaten Trenggalek.

Beberapa jenis pelatihan yang sedang diusulkan antara lain pelatihan barista untuk mendukung potensi kopi di wilayah Dongko, Pule, dan Bendungan.

Selain itu, pelatihan terapi pijat berbasis layanan digital, desain grafis, pembuatan kue.

Menurut dia, pemilihan jenis pelatihan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja sekaligus potensi ekonomi lokal.

Tujuannya agar peserta memiliki peluang lebih besar untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri.

Selain meningkatkan kompetensi tenaga kerja, disperinaker juga terus memperluas akses informasi lowongan pekerjaan melalui kegiatan job fair.

“Karena belum memungkinkan menggelar job fair secara mandiri, disperinaker mengapresiasi inisiatif sejumlah sekolah yang menyelenggarakan bursa kerja khusus (BKK),” tandasnya.

Saat ini, SMKN 2 Trenggalek telah menggelar job fair, sedangkan SMK Islam Darussalam Durenan dijadwalkan menjadi sekolah berikutnya yang menyelenggarakan kegiatan serupa.

Menurut dia, pelaksanaan job fair oleh sekolah tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan sekolah tersebut, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum serta lulusan dari sekolah lain. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif sekolah-sekolah.

 Karena kami belum memiliki kesempatan menggelar job fair sendiri, kegiatan yang dilakukan BKK ini sangat membantu masyarakat dalam memperoleh akses informasi lowongan pekerjaan," ujarnya. (gun/c1/din)

 

 

Editor : Muhammad Fadli Ardiansyah
#BKK #Disperinaker #apbn #blk