KOTA, Radar Trenggalek – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin terus memperketat pengawasan terhadap kinerja badan usaha milik daerah (BUMD). Selain evaluasi rutin tiap triwulan, kepala daerah yang akrab disapa Mas Ipin itu juga meminta adanya pemantauan dan evaluasi lanjutan setiap bulan.
Langkah ini dilakukan agar capaian kinerja BUMD tidak hanya dilaporkan secara periodik, tetapi benar-benar dikawal hingga target tercapai.
Itu terlihat dalam forum direktur BUMD yang digelar di Gedung Smart Center, Selasa (21/7), para direktur diminta memaparkan capaian kinerja sesuai target yang telah ditetapkan. Dalam kesempatan itu, bupati juga memberikan berbagai catatan mulai dari kritik, saran, hingga strategi peningkatan kinerja.
“Dalam kegiatan ini, saya meng-highlight apa saja yang harus dipacu oleh BUMD, dan itu harus ditindaklanjuti. Nanti akan dicek lagi di bulan berikutnya,” ujar Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Trenggalek Cusi Kurniawati menambahkan, forum direktur BUMD tersebut menjadi ruang evaluasi penting untuk mengidentifikasi kekurangan serta menentukan langkah perbaikan. Dengan pemantauan yang lebih intens, diharapkan target kinerja bisa tercapai bahkan melampaui target pada akhir tahun.
Baca Juga: Petani Harus Tinggalkan Cara Lama Dari Konvensional ke Modern, Kunci Naikkan Produksi Padi
“Setiap triwulan memang ada paparan kinerja, tapi tindak lanjutnya dipantau terus. Jadi tidak berhenti di laporan saja,” jelasnya.
Dalam evaluasi tersebut, bupati juga mendorong inovasi di masing-masing BUMD. Salah satunya pada PDAM yang diminta menghitung efisiensi penggunaan energi, termasuk opsi pemanfaatan solar panel untuk menekan biaya operasional.
Selain itu, promosi program unggulan juga menjadi perhatian. Bupati mendorong pemanfaatan kreator konten untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Beberapa program dinilai cukup potensial, seperti Kredit Pedagang Pasar (Gangsar) dan Arisan Sinar dari BPR Jwalita Perseroda yang terus diminati masyarakat.
Tak hanya itu, BUMD lain seperti PDAM juga diminta menyeimbangkan antara peningkatan layanan dan pengembangan bisnis, termasuk pada sektor air minum dalam kemasan (AMDK).
Baca Juga: Nyawa Hilang usai Terjun ke Jurang Saat Subuh, Diduga Hilang Konsentrasi
Dengan evaluasi yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, Pemkab Trenggalek berharap seluruh BUMD dapat meningkatkan kinerja sekaligus memberikan kontribusi optimal bagi daerah.
“Harapannya dengan evaluasi yang terus dilakukan, kinerja BUMD semakin baik dan target yang ditetapkan bisa tercapai,” tandas wanita yang saat ini juga dipercaya sebagai Plt Kepala DLH Trenggalek ini. (jaz/c1/din)
Editor : Juwita RatnasariSumber : RADAR TRENGGALEK