DURENAN, Radar Trenggalek – Persiapan menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia mulai dimatangkan. Termasuk di tingkat Kecamatan Durenan.
Sebanyak 35 pelajar tingkat SMA/SMK sederajat resmi terpilih menjadi anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) usai menjalani serangkaian proses seleksi ketat yang melibatkan unsur TNI dan Polri.
Baca Juga: Ruang Publik Ramah Anak Masih Terbatas Ada Ruang Terbuka yang Aman dan Nyaman
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Durenan, Lutfi A mengungkapkan, antusiasme para pelajar tahun ini terbilang sangat tinggi.
Terbukti 86 peserta dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Durenan mendaftarkan diri untuk memperebutkan posisi bergengsi tersebut.
"Berhubung tahun ini peminatnya cukup banyak, metode seleksi awal kami lakukan dengan membariskan seluruh peserta secara langsung. Dari situ, kita bisa melihat postur dan ketegakan tinggi badan anak-anak secara objektif," ujar Lutfi, Selasa (21/7).
Selain postur tubuh dan ketahanan fisik, aspek kesehatan menjadi kriteria krusial yang dinilai sangat ketat.
Pihak panitia bersama jajaran TNI dan Polri tak ingin mengambil risiko terkait kondisi fisik para calon anggota Paskibraka selama menjalani pemusatan latihan nanti.
Lutfi menjelaskan, sebelum seleksi fisik dimulai, seluruh peserta diwajibkan memberikan informasi terbuka terkait riwayat kesehatan masing-masing.
Langkah skrining ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan.
"Ternyata dari hasil skrining awal, cukup banyak anak-anak usia sekolah sekarang yang sudah mengidap penyakit asam lambung atau maag kronis. Pihak kepolisian dan TNI tentu tidak berani mengambil risiko jika ada peserta yang memiliki penyakit bawaan tersebut," jelasnya.
Langkah tegas ini diambil untuk mencegah risiko peserta mengalami penurunan kondisi fisik saat menjalani porsi latihan yang menguras tenaga.
"Takutnya saat latihan tergepuk fisik di tengah jalan, mereka tidak kuat dan harus dicari pengganti secara mendadak. Makanya sejak awal benar-benar dipastikan sehat total," tegasnya.
Dari total 86 pendaftar, panitia akhirnya menetapkan 35 siswa terbaik yang terdiri dari 14 putra dan 21 putri.
Baca Juga: 46 Calon Siswa SR Tak Penuhi Syarat Administrasi Tak Masuk Kategori Miskin Ekstrem
Mereka merupakan perwakilan terpilih dari gabungan SMA dan SMK sederajat se-Kecamatan Durenan.
Sesuai skema yang disiapkan, para peserta terpilih akan langsung menjalani pemusatan latihan intensif mulai 3 hingga 15 Agustus mendatang.
Setiap hari, mental dan fisik para siswa akan digembleng langsung oleh instruktur gabungan dari unsur TNI dan Polri. (gun/c1/din)
Editor : Desita Putri KiraniSumber : RADAR TRENGGALEK