Penemu Sempat Mengira Boneka Setelah Dibuka Syok Ternyata Bayi

Zaki Jazai • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 14:03 WIB
Penemuan bayi laki-laki yang dikira boneka di teras rumah kosong gegerkan warga Desa Banaran.(ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)
Penemuan bayi laki-laki yang dikira boneka di teras rumah kosong gegerkan warga Desa Banaran.(ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TUGU, Radar Trenggalek – Penemuan bayi laki-laki di Desa Banaran, Kecamatan Tugu, menyisakan cerita mengejutkan dari penemunya. Pasalnya, warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut, Yatini, mengaku sempat mengira bayi tersebut adalah boneka, sebelum akhirnya sadar bahwa yang ditemukan adalah bayi sungguhan.

Peristiwa itu terjadi saat Yatini pulang dari sawah usai mengecek tanamannya. Saat melintas di depan sebuah rumah kosong, dia melihat bungkusan kain jarik di teras rumah tersebut.

“Saya lihat ada jarik di teras rumah kosong dan penasaran untuk mengeceknya. Waktu saya pegang terasa empuk, saya kira boneka. Setelah saya buka, ternyata bayi. Saya langsung kaget,” ujar Yatini, Senin (27/7).

Rumah tersebut diketahui dalam kondisi kosong, namun berada di lingkungan permukiman warga. Temuan itu sontak membuat Yatini panik. Dia pun segera memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi bayi tersebut.

Baca Juga: Sulap Sampah Jadi Tabungan Lebaran

Menurut Yatini, bayi yang ditemukan tampak baru saja dilahirkan. Hal itu terlihat dari kondisi tali pusar yang masih menempel.

“Tali pusarnya masih ada. Saya langsung panggil tetangga, lalu kami lapor ke Pak Kades,” katanya.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti pemerintah desa dengan mendatangkan bidan desa untuk memberikan pertolongan pertama. Setelah itu, bayi segera dibawa ke Puskesmas Tugu untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ditemukan, bayi memiliki berat sekitar 3,2 kilogram dan sempat tidak menangis. Tangisan bayi baru terdengar setelah mendapat penanganan dari petugas kesehatan.

“Awalnya tidak menangis, setelah ditangani baru menangis,” tandasnya.

Selanjutnya, bayi dirujuk ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk perawatan lebih lanjut. Dinas sosial juga telah turun tangan untuk menangani keberlangsungan perawatan bayi tersebut.

Di lokasi kejadian, warga dan petugas hanya menemukan bayi yang dibungkus kain jarik dan selimut yang dimasukkan ke dalam tas. Tidak ditemukan perlengkapan bayi lainnya.

Peristiwa ini pun menggegerkan warga sekitar. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi tersebut.

“Kaget sekali, tidak menyangka sama sekali. Semoga bayinya sehat dan segera ada kejelasan siapa orang tuanya,” tandas Yatini. (jaz/c1/din)

Editor : Adinda Okta Fitriana
Sumber : RADAR TRENGGALEK
rsud dr soedomo trenggalek penemuan bayi Dinas Sosial (Dinsos) kecamatan tugu