KOTA, Radar Trenggalek – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorame, Kecamatan Gandusari, bergerak cepat melakukan akselerasi pengisian tata kelola pemerintahan desa. Termasuk menggelar upacara pengambilan sumpah janji dan pelantikan perangkat desa baru pada Rabu (29/7).
Posisi strategis Kepala Dusun (Kasun) Ngelo kini resmi diemban oleh Aldino Febrian. Pengisian jabatan kewilayahan ini tergolong sangat krusial dan dikebut bukan tanpa alasan mendasar.
Langkah cepat ini diambil Pemdes Sukorame guna mengoptimalkan jalannya roda pemerintahan serta pelayanan publik di tingkat kedusunan.
Salah satu agenda paling mendesak yang kini berada di piring kerja kasun baru adalah mengejar target penarikan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) yang sudah mendekati batas jatuh tempo pada September mendatang.
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Balai Desa Sukorame tersebut berjalan dengan penuh khidmat dan lancar. Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Trenggalek, jajaran Forkopimcam Gandusari, para kepala desa se-Kecamatan Gandusari, seluruh perangkat Desa Sukorame, BPD, hingga jajaran tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Sukorame, Mohamad Syamsu SH menegaskan, pengisian jabatan Kasun Ngelo memang tidak boleh ditunda-tunda demi kelancaran administrasi desa. Mengingat pejabat kasun sebelumnya telah memasuki masa purnatugas per Juli ini, sementara tugas-tugas kewilayahan di lapangan sangat padat dan membutuhkan eksekusi cepat dari seorang pimpinan dusun.
Baca Juga: Sah, Polres Trenggalek Memilikki Nakhoda Baru Dijabat AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya
"Iki kan pengisian Kepala Dusun Ngelo, Desa Sukorame. Pada intinya, karena pekerjaannya kasun itu untuk Sukorame termasuk narik pajak PBB. Nah, ini di tengah-tengah perjalanan jatuh tempo PBB bulan September," ungkap Mohamad Syamsu saat wawancara usai prosesi pelantikan.
Syamsu membeberkan, jika kekosongan posisi kasun ini dibiarkan berlarut-larut tanpa segera diisi pejabat definitif, pihak pemdes dipastikan bakal mengalami kesulitan dalam mengawal target penerimaan pajak daerah. Maka, begitu pejabat lama purna per Juli, Pemdes Sukorame langsung menggeber tahapan pengisian hingga pelantikan berhasil digelar pada akhir bulan yang sama.
"Lek gak ndang diisi (jika tidak segera diisi), pada intinya awake dewe sing kerepotan (pemdes akan kerepotan), gak iso lunas (tidak bisa lunas). Makanya setelah habis di masa purna Juli, per Juli ini langsung kita lantik. Nanti per Agustus sampai September, pekerjaannya bisa langsung diselesaikan. Utamanya target pengerjaan PBB itu," tegas kades berlatar belakang sarjana hukum tersebut.
Tak hanya soal target pajak daerah, Syamsu juga mengingatkan bahwa peran kasun sangat vital dalam menjaga kondusivitas serta memberikan pelayanan prima kepada warga.
Menurut dia, kasun merupakan miniatur kepala desa di tingkat kedusunan yang membawahi para ketua RT dan RW. "Harapan kita ke depan, pelayanan masyarakat ini bisa dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Kepala dusun itu membawahi wilayah seperti kepala desa, tapi skala kedusunan. Jadi, ada masalah apa pun di tingkat RT maupun RW, keputusannya ada di kepala dusun. Kalau memang tidak selesai di bawah, baru ditarik ke kepala desa," jelasnya.
Dengan dilantiknya Aldino Febrian sebagai Kasun Ngelo yang baru, Pemdes Sukorame optimistis roda pelayanan publik di Dusun Ngelo semakin responsif. Selain itu, target pelunasan PBB Desa Sukorame diharapkan dapat rampung seratus persen sebelum tenggat waktu September mendatang.(gun/c1/din)
Editor : Adinda Okta FitrianaSumber : RADAR TRENGGALEK