Tak Instan Jadi Juara, Amri Buktikan Esports Bisa Berprestasi Sempat Ditolak Orang Tua, Harumkan Trenggalek di Kancah Dunia

Zaki Jazai • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:10 WIB
BUTUH PERJUANGAN : Amriadi Wahyu Septiawan (kaus putih tengah) saat ditemui di rumahnya, Senin (3/8).(ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)
BUTUH PERJUANGAN : Amriadi Wahyu Septiawan (kaus putih tengah) saat ditemui di rumahnya, Senin (3/8).(ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

POGALAN, Radar Trenggalek – Talenta esports di Bumi Menak Sopal tidak bisa diragukan lagi. Buktinya, Amriadi Wahyu Septiawan, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, berhasil menjuarai ajang internasional Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6.

Ternyata kesuksesan juara tingkat internasional tersebut tidak diraih secara instan. Di balik prestasi tersebut, ada perjalanan panjang penuh perjuangan, bahkan sempat mendapat penolakan dari orang tua.

Sebab pada awalnya, orang tua sempat khawatir dengan aktivitasnya di dunia gim yang ditekuninya. Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan, melainkan takut anaknya terjerumus ke dalam hal negatif seperti judi online.

Namun, dia tidak menyerah. Dia tetap konsisten berlatih dan berusaha membuktikan bahwa esports juga bisa menjadi jalan prestasi.

Baca Juga: Rekomendasi Film Studio Ghibli Terbaik, Spirited Away hingga Kiki's Delivery Service Wajib Ditonton

“Awalnya memang sempat dilarang karena orang tua khawatir. Tapi saya berusaha membuktikan kalau ini bisa jadi sesuatu yang positif,” ujar Amriadi Wahyu Septiawan ketika ditemui di rumahnya, Senin (3/8).

Menurut dia, tidak ada jalan pintas untuk mencapai keberhasilan. Dia mengaku hanya mengandalkan konsistensi dalam bermain dan terus belajar dari setiap pertandingan yang dijalani.

“Terpenting itu sering bermain, memahami pola permainan, dan belajar dari setiap kekalahan maupun kemenangan,” jelasnya.

Dari proses itulah, Amri mulai memahami strategi, membaca situasi permainan, hingga menentukan keputusan terbaik di setiap ronde. Kemampuan tersebut menjadi kunci keberhasilannya dalam menaklukkan lawan-lawan dari berbagai negara.

Baca Juga: Anime Terbaik Sepanjang Masa, One Piece hingga Death Note Masuk Daftar 10 Judul Paling Legendaris

Perjalanan menuju juara pun tidak mudah. Pada babak final, Amri harus menghadapi pemain-pemain terbaik dunia, termasuk laga penentuan melawan wakil Vietnam yang menjadi momen paling menegangkan.

“Kalau kalah di pertandingan terakhir, peluang juara bisa lepas. Jadi, saya berusaha tetap tenang dan fokus sampai akhir,” katanya.

Keberhasilan Amri akhirnya menjadi jawaban atas keraguan yang sempat muncul di awal perjalanannya. Dia tidak hanya membuktikan kepada orang tua, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Trenggalek di kancah internasional.

Dari hasil tersebut, Amri berhasil buktikan bahwa prestasi tidak datang secara instan. Dengan konsistensi, kerja keras, dan keyakinan, bahkan keraguan sekalipun bisa dijawab dengan hasil nyata.

“Alhamdulillah bisa juara. Ini jadi kebanggaan bagi saya dan keluarga. Semoga bisa memotivasi teman-teman lain untuk terus berusaha dan tidak menyerah,” ungkapnya.(jaz/c1/din)

Editor : Juwita Ratnasari
Sumber : RADAR TRENGGALEK
EsportsTrenggalek MagicChessGoGo JuaraEsports