Dua Petani Tewas Tertimbun Tanah Saat Gali Sumur Evakuasi Dini Hari

Zaki Jazai • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:19 WIB
CEPAT TANGGAP: Tim gabungan saat melakukan evakuasi dua korban yang meninggal saat gali sumur sedalam 20 meter.(BPBD UNTUK RADAR TRENGGALEK)
CEPAT TANGGAP: Tim gabungan saat melakukan evakuasi dua korban yang meninggal saat gali sumur sedalam 20 meter.(BPBD UNTUK RADAR TRENGGALEK)

PANGGUL, Radar Trenggalek – Kecelakaan kerja tragis terjadi di Dusun Bungur, Desa Besuki, Kecamatan Panggul, Senin (3/8). Dua warga yang sedang menggali sumur ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah dan bebatuan dari bibir sumur.

Kedua korban diketahui bernama Jumiyo, warga Dusun Kebun Duren, dan Nur Rohman, warga Dusun Bungur, Desa Besuki, Kecamatan Panggul. Keduanya merupakan petani yang saat kejadian sedang bekerja menggali sumur milik warga setempat.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.27 saat korban berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Baca Juga: Kebakaran 2026 Telan Dua Korban Jiwa 38 Kasus, Mayoritas Dipicu Kelalaian

“Korban sedang menggali sumur, kemudian terjadi longsoran dari bibir sumur yang menimbun korban dengan tanah dan bebatuan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, St. Triadi Atmono.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh perangkat desa setempat yang kemudian melaporkan kejadian ke pihak terkait, termasuk BPBD, TNI, Polri, dan Basarnas.

Dua warga Desa Besuki meninggal dunia tertimbun material longsor saat menggali sumur di Kecamatan Panggul.
Dua warga Desa Besuki meninggal dunia tertimbun material longsor saat menggali sumur di Kecamatan Panggul.

Tim gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi. Namun, proses penyelamatan berlangsung cukup lama karena kondisi medan yang sempit dan kedalaman sumur.

“Evakuasi melibatkan BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta dibantu masyarakat. Prosesnya cukup sulit karena kedalaman sumur dan material longsoran,” jelas Triadi.

Setelah upaya evakuasi berjam-jam, kedua korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.15. “Korban berhasil dievakuasi, namun dalam kondisi sudah meninggal dunia,” imbuhnya.

Baca Juga: Kemeriahan Bersih Desa Kerjo Kolaborasikan Tradisi Kuno dan Hiburan Milenial

Selanjutnya, kedua jenazah langsung dibawa untuk dilakukan visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Triadi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas penggalian, terutama dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja untuk menghindari kejadian serupa.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat melakukan pekerjaan berisiko seperti penggalian sumur,” tandasnya.(jaz/c1/din)

Editor : Juwita Ratnasari
Sumber : RADAR TRENGGALEK
bpbd KecelakaanKerja basarnas