Disiplin Penggunaan HP Jadi Tantangan Di Lingkungan Sekolah

Mohammad Bima Faisal Mirza • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:28 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

KOTA, Radar Trenggalek - Penggunaan telepon genggam (HP) di lingkungan SMA dan SMK di Kabupaten Trenggalek masih menjadi tantangan bagi dunia pendidikan.

Di satu sisi, gawai menjadi bagian dari proses belajar mengajar. Namun di sisi lain, penggunaannya yang tidak sesuai aturan kerap mengganggu konsentrasi siswa saat mengikuti pelajaran di kelas.

Memasuki tahun ajaran baru, sejumlah sekolah kembali mengingatkan peserta didik mengenai tata tertib penggunaan HP selama kegiatan belajar mengajar.

Umumnya, siswa diperbolehkan membawa ponsel ke sekolah, tetapi hanya digunakan ketika guru memberikan instruksi untuk mendukung pembelajaran. Di luar itu, ponsel diminta tetap disimpan agar tidak mengganggu jalannya pelajaran.

Di SMAN 1 Trenggalek, siswa yang membawa HP diwajibkan menaruh perangkatnya di loker yang telah disediakan sekolah sebelum kegiatan belajar dimulai.

Baca Juga: Kekeringan Mulai Meluas di Kecamatan Panggul Dari Lima Jadi Enam Desa, Distribusi Air Bersih Telah Dijadwalkan

Ponsel baru dapat diambil kembali setelah jam pelajaran berakhir atau saat diperlukan atas arahan guru untuk kepentingan pembelajaran.

Kepala SMAN 1 Trenggalek, Agus Sugiarto mengatakan, perkembangan teknologi tidak bisa dihindari sehingga sekolah tidak menerapkan larangan total membawa HP.

Menurut dia, yang lebih penting adalah membangun kesadaran siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab dan sesuai kebutuhan pembelajaran.

"Sekolah tidak melarang siswa membawa HP. Namun, selama jam pelajaran berlangsung, HP disimpan di loker yang telah disediakan agar siswa tetap fokus mengikuti pembelajaran. Jika diperlukan untuk kegiatan belajar, guru akan mengizinkan penggunaannya," ujarnya.

Dia menambahkan, kebijakan tersebut diterapkan bukan untuk membatasi siswa memanfaatkan teknologi, melainkan membangun disiplin dan mengurangi potensi gangguan selama proses belajar mengajar. Dengan demikian, siswa diharapkan lebih berkonsentrasi terhadap materi yang disampaikan guru.

Selain peran sekolah, dukungan orang tua juga dinilai penting dalam mengawasi penggunaan gawai di rumah. Kebiasaan menggunakan HP secara berlebihan di luar jam sekolah dikhawatirkan dapat memengaruhi konsentrasi belajar siswa keesokan harinya. (bim/c1/din)

Editor : Adinda Okta Fitriana
Sumber : RADAR TRENGGALEK
Agus Sugiarto penggunaan HP belajar mengajar sman 1 trenggalek