KOTA, Radar Trenggalek - Persiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sambirejo, Kecamatan Trenggalek, terus dilakukan. Pengurus menerima kiriman perlengkapan berupa rak dan etalase yang akan digunakan untuk menunjang operasional koperasi, Selasa (5/8). Meski sarana mulai dilengkapi, hingga kini belum ada kepastian kapan koperasi tersebut resmi beroperasi.
Rak dan etalase yang datang langsung diturunkan dan ditempatkan di dalam bangunan koperasi. Perlengkapan tersebut akan dipasang setelah seluruh kebutuhan penunjang operasional terpenuhi. Proses loading dilakukan oleh pengurus koperasi bersama perangkat desa.
Kasi Pemerintahan Desa (Pemdes) Sambirejo, Nikko Febrian Saputra mengatakan, kelengkapan sarana merupakan bagian dari tahapan persiapan yang saat ini masih berlangsung. Selain itu, struktur organisasi koperasi juga telah terbentuk dan siap menjalankan tugas ketika operasional dimulai.
"Hari ini (kemarin, Red) yang datang berupa rak dan etalase untuk melengkapi sarana koperasi. Struktur organisasi sudah terbentuk dan siap menjalankan tugas. Namun, untuk operasional maupun pembukaan, kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat," ujarnya.
Selain menyiapkan fasilitas di dalam bangunan, pemdes juga masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan infrastruktur penunjang. Bagian depan koperasi masih membutuhkan pemasangan paving agar akses keluar masuk lebih mudah. Di sisi lain, sebuah jembatan kecil juga akan dibangun karena terdapat saluran air di depan bangunan koperasi.
Baca Juga: Tambang di Gandusari Dipaksa Berhenti Hasil Inspeksi Sejumlah OPD Perizinan Diketahui Belum Beres
Menurut Nikko, penyelesaian infrastruktur tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah desa dan akan dibiayai melalui anggaran dana desa (DD). Karena itu, pelaksanaannya masih menunggu proses penganggaran.
"Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, yakni pemasangan paving di depan koperasi dan pembangunan jembatan kecil karena ada sungai di depan lokasi. Pekerjaan itu akan menggunakan anggaran dana desa sehingga pelaksanaannya menyesuaikan ketersediaan anggaran," katanya.
Dia menambahkan, pemdes bersama pengurus terus menyiapkan seluruh kebutuhan agar koperasi dapat langsung beroperasi ketika izin pelaksanaan diterbitkan. Sembari menunggu arahan dari pemerintah pusat, berbagai persiapan teknis terus dilakukan, mulai dari penataan sarana, penyelesaian administrasi, hingga pembenahan akses menuju lokasi koperasi. (bim/c1/din)
Editor : Adinda Okta FitrianaSumber : RADAR TRENGGALEK