PROBOLINGGO – Kebakaran Savana Gunung Bromo masih belum berhasil dipadamkan hingga Rabu siang. Kobaran api terus meluas dari wilayah Kabupaten Lumajang ke Kabupaten Probolinggo, sehingga total luas lahan yang terbakar kini mencapai sekitar 10 hektare.
Api yang sebelumnya membakar kawasan Blok Bantengan di wilayah Kabupaten Lumajang kini telah merembet ke Blok Watu Gede, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Kondisi tersebut membuat petugas gabungan harus memperluas area penanganan kebakaran.
Meluasnya kebakaran dipicu oleh kondisi vegetasi savana yang didominasi ilalang kering serta embusan angin yang mengarah ke timur. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat api dengan cepat menjalar ke kawasan lain.
Baca Juga: Deteksi Penderita TB, Rontgen Portabel Diterjunkan
Tim gabungan terus berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan. Upaya pemadaman dilakukan secara manual mengingat medan yang cukup sulit dijangkau.
Dalam proses penanganan, petugas berupaya mencegah api semakin meluas ke kawasan savana lainnya. Namun, kondisi cuaca dan vegetasi yang sangat kering menjadi tantangan utama selama proses pemadaman berlangsung.
Api diketahui bergerak dari titik awal di Blok Bantengan, Kabupaten Lumajang, kemudian melewati jalur Pusung Jantur hingga akhirnya memasuki wilayah Kabupaten Probolinggo.
Baca Juga: Tumpukan Meterial Jadi Sumber PAD Di Terminal MPU
Berdasarkan data terbaru, luas lahan yang terbakar meningkat menjadi sekitar 10 hektare. Sebelumnya, area yang terdampak kebakaran tercatat sekitar 7,9 hektare.
Peningkatan luas area terbakar terjadi karena ilalang kering di kawasan savana sangat mudah terbakar. Selain itu, arah angin yang bertiup ke timur mempercepat penyebaran api ke wilayah baru.
Kondisi tersebut membuat proses pengendalian kebakaran menjadi lebih sulit karena api terus berpindah mengikuti arah tiupan angin.
Baca Juga: Tambang di Gandusari Dipaksa Berhenti Hasil Inspeksi Sejumlah OPD Perizinan Diketahui Belum Beres
Akibat kebakaran yang masih berlangsung, sejumlah kawasan di sekitar lokasi ditutup sementara guna menjaga keselamatan pengunjung maupun memudahkan proses pemadaman oleh petugas.
Tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengisolasi titik-titik api agar tidak semakin meluas ke area lain di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Petugas terus melakukan pemantauan dan pemadaman hingga kondisi benar-benar aman. Masyarakat serta wisatawan diimbau mematuhi penutupan kawasan dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Editor : Cendikiawan Tristan Valentino