Kebakaran Hutan Bromo Picu Penutupan Jalur Wisata, Tiga Pintu Masuk Ditutup hingga Waktu Belum Ditentukan

Cendikiawan Tristan Valentino • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:35 WIB
Kebakaran hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memaksa penutupan tiga pintu masuk wisata, sementara petugas terus berjibaku memadamkan kobaran api.
Kebakaran hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memaksa penutupan tiga pintu masuk wisata, sementara petugas terus berjibaku memadamkan kobaran api.

 

MALANG – Kebakaran hutan Bromo yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyebabkan tiga jalur wisata resmi ditutup sementara. Penutupan dilakukan mulai 3 Agustus 2026 hingga waktu yang belum ditentukan demi keselamatan pengunjung dan mendukung proses pemadaman api.

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan lereng Kaldera Tengger. Hingga kini, petugas gabungan masih berupaya mengendalikan kobaran api yang terus membakar area hutan.

Baca Juga: Deteksi Penderita TB, Rontgen Portabel Diterjunkan

Api pertama kali muncul di kawasan lereng Kaldera Tengger pada Senin sore. Medan yang terjal serta kondisi angin yang cukup kencang membuat proses pemadaman berlangsung sulit.

Petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas ke kawasan konservasi lainnya.

Dalam proses penanganan tersebut, keselamatan personel menjadi prioritas mengingat akses menuju titik kebakaran cukup sulit dijangkau.

Baca Juga: Tumpukan Meterial Jadi Sumber PAD Di Terminal MPU

Akibat kebakaran tersebut, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup sementara akses wisata melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.

Meski demikian, wisatawan masih dapat mengunjungi kawasan Bromo melalui pintu masuk Wonokitri di Kabupaten Pasuruan maupun Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo.

Penutupan dilakukan sejak 3 Agustus 2026 dan akan diberlakukan hingga kondisi dinyatakan aman serta proses pemadaman selesai.

Baca Juga: Peralatan KDMP Datang, Pemdes Tunggu Kejelasan Operasional

Hingga laporan disampaikan, petugas belum dapat memastikan luas kawasan yang terbakar karena seluruh sumber daya masih difokuskan pada proses pemadaman.

Seorang petugas menjelaskan bahwa penghitungan luas area terdampak akan dilakukan setelah kondisi kebakaran berhasil dikendalikan.

“Saat ini kami masih melakukan proses penghitungan luasan. Namun petugas masih fokus terhadap upaya pemadaman sehingga informasi luas area yang terbakar akan kami informasikan lebih lanjut,” ujar petugas.

Baca Juga: Kalender Jawa Agustus 2026 Lengkap Hari Baik: Intip Weton dan Pasaran Buat Hajatan!

Balai Besar TNBTS mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi kebijakan penutupan sementara demi keselamatan bersama serta memberikan ruang bagi petugas dalam menangani kebakaran hutan di kawasan konservasi tersebut.

Editor : Cendikiawan Tristan Valentino
Wisata Bromo Ditutup Kebakaran Hutan Bromo Kebakaran TNBTS 2026 Jalur Wisata Bromo Taman Nasional Bromo Tengger Semeru