KOTA, Radar Trenggalek – Dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dalam langkah awal membangun masa depan sepak bola di Bumi Menak Sopal mulai ditancapkan. Itu dibuktikan dengan Wakil Bupati Trenggalek, Syah M. Natanegara, resmi me-launching skuad Persiga U-17 di Stadion Menak Sopal, Jumat (7/8) malam.
Sebanyak 28 pemain muda terbaik dari seluruh penjuru Trenggalek diperkenalkan ke publik. Mereka diproyeksikan tampil di ajang Piala Soeratin 2026 Zona Jawa Timur.
Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara mengungkapkan, launching tersebut bukan sekadar seremoni. Sebab, pembentukan Persiga U-17 adalah bagian dari visi besar menjadikan klub kebanggaan masyarakat Trenggalek, Persiga, sebagai klub papan atas di masa depan.
“Saya berharap ini menjadi awal yang baik. Persiga ke depan harus bisa menjadi klub papan atas dan melahirkan talenta-talenta terbaik yang mengharumkan nama Trenggalek,” ungkap Syah.
Menurut dia, kekuatan klub tidak hanya bertumpu pada pemain. Lebih dari itu, perlu dibangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
Mulai dari pembinaan usia dini hingga dukungan suporter fanatik.
“Kami juga berharap lahir ekosistem sepak bola. Ada pemain muda yang terus dibina dan muncul suporter-suporter fanatik yang menjadi kekuatan Persiga,” imbuhnya.
Apalagi dalam hal ini semua yang tergabung dalam skuad adalah talenta lokal Trenggalek. Ditambahkan, sudah dipastikan skuad yang diturunkan merupakan hasil seleksi ketat. Para pemain juga telah menjalani masa karantina dan latihan intensif.
“Ada 28 pemain yang kita daftarkan. Mereka sudah melalui proses seleksi dan latihan. Kami bangga dengan kerja keras mereka. Semoga ini menjadi langkah awal perkembangan sepak bola di Trenggalek,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persiga, Ayub Nualak menambahkan, Persiga U-17 tergabung di Grup N Piala Suoeratin 2026 Zona Jatim. Mereka akan bersaing dengan Blitar Poetra U-17, Kediri United U-17, dan PSBR Kota Blitar U-17.
Pada laga perdana, Persiga akan menjamu Blitar Poetra U-17 pada 12 Agustus. Disusul Kediri United U-17 (14 Agustus) dan PSBR Kota Blitar U-17 (15 Agustus).
“Seluruh laga fase grup dijadwalkan berlangsung di Stadion Menak Sopal,“ tandasnya.
Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas, 86 Hektar Lahan Terdampak, Petugas Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api
Selain launching pemain, Persiga juga memperkenalkan jersei terbaru. Empat set kostum disiapkan untuk mengarungi kompetisi. Warna merah untuk pemain dan kuning bagi kiper menjadi andalan laga kandang. Sementara tandang menggunakan kombinasi hijau untuk pemain dan ungu untuk penjaga gawang.
Dengan komposisi tim muda dan dukungan penuh berbagai pihak, Persiga U-17 diharapkan tidak hanya menjadi peserta. Tetapi juga mampu berbicara banyak, sekaligus menjadi fondasi kebangkitan sepak bola Trenggalek.
Selain itu, Ayub menegaskan, keberhasilan tim tidak lepas dari dukungan publik. Dia berharap masyarakat Trenggalek ikut ambil bagian dengan memberikan semangat langsung di stadion.
“Sepak bola tidak bisa berdiri sendiri. Dukungan suporter sangat penting untuk membakar semangat pemain,” tandasnya.(jaz/c1/din)
Editor : Juwita RatnasariSumber : RADAR TRENGGALEK