Bupati Rotasi 62 Pejabat Diminta Langsung Bekerja Tak Tersentuh Eselon II

Zaki Jazai • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:25 WIB
TINGKATKAN LAYANAN: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melantik sebanyak 62 pejabat administrator dan pengawas, Rabu (19/8).(ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)
TINGKATKAN LAYANAN: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melantik sebanyak 62 pejabat administrator dan pengawas, Rabu (19/8).(ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek – Mutasi besar-besaran kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek. Pasalnya, sebanyak 62 pejabat administrator dan pengawas digeser dan dilantik Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Rabu (19/8).

Menariknya, pergeseran tersebut dilakukan tanpa menyentuh jajaran pejabat eselon II. Seluruh pejabat yang dilantik merupakan pejabat administrator dan pengawas yang dinilai memiliki peran penting sebagai eksekutor pelayanan dan pembangunan di lapangan.

Hal itu terjadi lantaran pemkab beralasan pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pelayanan masyarakat sekaligus pelaksanaan pembangunan. Kendati tidak ada pejabat eselon II yang berganti, perubahan tetap dapat dimulai dari level pelaksana.

“Tidak ada pejabat eselon II yang baru di sini. Artinya, perubahan tidak harus dari level top manajemen, tetapi eksekutor seperti mereka yang sangat saya butuhkan,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Menurut dia, 62 pejabat yang kini menempati posisi baru merupakan orang-orang yang dipercaya untuk membawa perubahan lebih besar di lingkungan Pemkab Trenggalek. “Yang ada di depan saya saat ini adalah sedikit orang yang saya percaya bisa membawa perubahan yang besar,” tegasnya.

Baca Juga: Dispora Wajid Memaksimalkan Aset dan Event Proses Tren Positif Tingkatkan PAD

Dari situ, Ipin, sapaan akrabnya, meminta seluruh pejabat segera beradaptasi dengan jabatan dan lingkungan kerja baru. Mereka juga diminta menghormati pimpinan serta memastikan pergantian posisi tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Terlebih, pelantikan tersebut dilakukan menjelang penghujung tahun. Karena itu, para pejabat baru diminta langsung bekerja dan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. “Saya minta ini menjadi penghujung tahun tercepat. Percepat memberikan pelayanan, percepat pelaksanaan pembangunan, dan jadikan jembatan 2027. Tahun 2028, kita akselerasi Trenggalek yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam mutasi tersebut, sejumlah pejabat yang sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt) akhirnya mendapatkan jabatan definitif. Sekretaris Kampak Budi Priyono, misalnya, sebelumnya menjabat Plt Camat Kampak, kini dilantik sebagai Camat Kampak definitif. Hal serupa dialami Agus Wiyono yang sebelumnya menjabat Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda sekaligus Plt Camat Trenggalek, kini ditetapkan sebagai Camat Trenggalek definitif.

Perubahan juga terjadi di jajaran setda. Posisi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan yang ditinggalkan Agus Wiyono kini ditempati Yusuf Widarto, sebelumnya Camat Munjungan. Sementara posisi Camat Munjungan diisi Wasis Widodo yang sebelumnya menjabat Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Kebakaran Trenggalek.

Selain mutasi, terdapat pula pejabat yang mendapat promosi. Beny Wijaya yang sebelumnya menjabat Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol dipromosikan menjadi Kabag Umum Setda Trenggalek.

Posisi yang ditinggalkan Beny kemudian diisi Malminggo Putra P. yang sebelumnya menjabat Kasubag Protokol. Dia mendapat promosi menjadi kepala bidang.

Dengan sistem promosi dan pergeseran tersebut, Ipin menegaskan, pergantian tersebut bukan sekadar rotasi jabatan. Para pejabat baru diharapkan mampu menjadi penggerak percepatan di masing-masing lini pemerintahan. “Selamat kepada teman-teman yang telah menempati posisi dan amanah baru. Semoga lancar, amanah, dan berintegritas sehingga tujuan pembangunan tercapai,” pungkasnya. (jaz/c1/din)

Editor : Adinda Okta Fitriana
Sumber : RADAR TRENGGALEK
Mochamad Nur Arifin 62 pejabat bupati trenggalek pemkab