DURENAN, Radar Trenggalek – Industri kerajinan gentingg tanah liat di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, terus bersolek untuk meningkatkan daya saing pasar.
Guna memastikan mutu dan kualitas produk UMKM lokal tersebut diakui secara luas, sampel genting dari sentra produksi Kamulan resmi dikirim ke Balai Standarisasi Nasional di Bandung untuk menjalani uji mutu Standar Nasional Indonesia (SNI).
Langkah ini menjadi angin segar bagi para perajin genting tradisional di wilayah Durenan. Dengan adanya sertifikasi dan pengujian resmi tersebut, produk genting lokal Trenggalek diharapkan mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga menembus pangsa pasar antardaerah dengan jaminan kualitas yang teruji.
Kepala Desa Kamulan, Masruri, membenarkan adanya pengiriman sampel genting tersebut. Fasilitas uji mutu ini didapatkan secara gratis untuk membantu para pengusaha dan perajin lokal dalam menaikkan kelas produk UMKM mereka.
Baca Juga: Melihat Suasana HUT Ke-28 PAN di DPD PAN Trenggalek Penuh Kekeluargaan hingga Jadi Ruang Perkuat Ke
"Kita sudah mengirimkan beberapa sampel genting ke balai standarisasi di Bandung. Pengujian ini gratis. Nanti, perusahan atau perajin yang mengirimkan sampel akan mendapatkan kepastian standarisasi mutu produk," ujar Masruri, Selasa (25/8).
Dia menjelaskan bahwa proses pengiriman sampel telah berjalan sejak beberapa hari lalu. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas pentingnya kepastian kualitas barang di tengah persaingan bahan bangunan modern yang kian ketat. Melalui pengujian ini, kekuatan, ketahanan, hingga spesifikasi teknis genting Kamulan akan terukur secara presisi.
Masruri berharap, hasil dari pengujian laboratoris di Bandung ini mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian warga Desa Kamulan. Kepemilikan sertifikat standar mutu akan menjadi modal kuat bagi pemasaran genting ke skala yang lebih luas.
"Harapannya jelas, ketika kita sudah mencapai uji mutu dan mengantongi standar resmi, pasaran genting Kamulan akan jauh lebih terjamin. Pembeli atau konsumen luar daerah tidak perlu ragu lagi dengan kualitasnya," tambahnya optimistis.
Baca Juga: Bos Arisan Bodong Hadapi Lima Perkara Baru Polisi Resmi Melakukan Penahanan
Guna meningkatkan daya saing dan kepastian mutu pasar, sampel genting lokal Kamulan kini resmi dikirim ke Balai Standarisasi Nasional di Bandung untuk menjalani uji mutu SNI secara gratis. Pemdes berharap langkah ini dapat memperluas jangkauan pasar genting Kamulan
Sentra industri gentung di Desa Kamulan sendiri selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi warga setempat.
Ke depan, pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendampingi para perajin, mulai dari proses produksi, pengujian mutu, hingga perluasan jaringan pemasaran agar UMKM genting Durenan tetap eksis dan makin berkembang. (gun/c1/din)
Editor : Juwita RatnasariSumber : RADAR TRENGGALEK