BPR Jwalita Dorong UMKM Trenggalek Naik Kelas, Hadirkan Bunga Pembiayaan 0,81 Persen

Mohammad Bima Faisal Mirza • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 12:42 WIB
TERUS DIMINATI: Tim BPR Jwalita ketika sosialisasi program-program menarik bagi kebutuhan masyarakat.( BPR JWALITA UNTUK RADAR TRENGGALEK)
TERUS DIMINATI: Tim BPR Jwalita ketika sosialisasi program-program menarik bagi kebutuhan masyarakat.( BPR JWALITA UNTUK RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - PT BPR Jwalita Trenggalek (Perseroda) terus memperkuat komitmennya menjadi lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan semangat menjadi “Bank e Wong Nggalek”, BPR Jwalita menempatkan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu fokus utama.

Direktur Utama PT BPR Jwalita Trenggalek (Perseroda) Dwi Fraidianriani bersama Direktur Linda Wulaningtyas terus mendorong berbagai inovasi layanan dan program pembiayaan yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Trenggalek.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program promo dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi Ke-832 Trenggalek.

BPR Jwalita menghadirkan program pembiayaan dengan bunga 0,81 persen yang diharapkan dapat memberikan akses permodalan lebih terjangkau bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: Cabuli Gadis, Pemuda Surodakan Terancam 12 Tahun Penjara

“Harapannya, UMKM, baik yang baru merintis maupun yang sudah existing, bisa mendapatkan akses pembiayaan yang murah dan mudah. Dengan begitu, usaha mereka dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujar Dwi Fraidianriani.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya BPR Jwalita untuk semakin mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Bukan sekadar menyalurkan pembiayaan, BPR juga ingin memastikan kehadirannya memberikan manfaat nyata bagi perkembangan sektor usaha lokal.

Direktur BPR Jwalita Linda Wulaningtyas menambahkan, inovasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi BPR terhadap daerah.

“Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kinerja. Harapannya, pertumbuhan BPR juga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Trenggalek,” katanya.

Pada 2026, BPR Jwalita menargetkan mampu mencetak laba Rp 3 miliar. Target tersebut hingga kini menunjukkan progres positif. Memasuki semester pertama 2026, laba perusahaan telah mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar.

Capaian itu tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat. BPR Jwalita menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah yang selama ini setia mempercayakan pengelolaan keuangannya.

Ke depan, BPR Jwalita berharap semakin banyak UMKM Trenggalek yang mampu naik kelas melalui akses pembiayaan yang murah, mudah, dan sesuai kebutuhan. UMKM yang semakin tumbuh dan kuat diharapkan turut menjadi penggerak perekonomian Kabupaten Trenggalek. (bim/c1/din)

Editor : Adinda Okta Fitriana
Sumber : RADAR TRENGGALEK
Dwi Fraidianriani PT BPR Jwalita Trenggalek Linda Wulaningtyas umkm