PANGGUL, Radar Trenggalek - Semarak Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) terasa di Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul. Beragam kegiatan digelar pada 22–23 Agustus dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Rangkaian kegiatan diisi gerak jalan, pawai seni budaya, pentas seni jaranan, olahraga, hingga perlombaan yang melibatkan anak-anak dan ibu-ibu PKK. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan antarwarga.
Pentas seni jaranan dan Langen Beksan turut menjadi perhatian masyarakat. Kesenian tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan mengenalkan seni budaya kepada generasi muda.
Kepala Desa Karangtengah, Latip mengatakan, PHBN menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat. Dia berharap partisipasi warga dalam kegiatan kemasyarakatan terus meningkat.
“Harapannya ke depan lebih baik dan lebih meriah. Semua warga bisa proaktif mengikuti kegiatan sehingga tali silaturahmi semakin meningkat dan rasa persatuan serta kesatuan semakin kuat,” ujar Latip.
Baca Juga: Kemerdekaan dan Hari Jadi
Menurut dia, kekompakan warga menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan desa yang harmonis. Semangat gotong royong dan guyub rukun juga perlu terus dipertahankan, tidak hanya saat momentum PHBN.
Latip mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas Desa Karangtengah. Keamanan dan ketertiban, kata dia, dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian dan tanggung jawab bersama. “Gotong royong, guyub rukun, harus terus dijaga. Kita bersama-sama menjaga kondusivitas desa supaya tetap aman, tertib, dan terkendali,” tandasnya.
Melalui rangkaian PHBN tersebut, pemerintah desa berharap kebersamaan warga semakin kuat. Sekaligus, kegiatan masyarakat dapat menjadi wadah untuk melestarikan budaya lokal dan mempererat hubungan sosial di Desa Karangtengah. (bim/c1/din)
Editor : Adinda Okta FitrianaSumber : RADAR TRENGGALEK