SMAN 1 Trenggalek Siap Bersaing Tak Ingin Sekadar Jadi Peserta dan Pasang Target Tembus Empat Besar

Mohammad Bima Faisal Mirza • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:20 WIB
OPTMISTIS: Tim mini soccer SMAN 1 Trenggalek terus persiapkan tim untuk ikuti Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026.(SMAN 1 TRENGGALEK UNTUK RADAR TRENGGALEK)
OPTMISTIS: Tim mini soccer SMAN 1 Trenggalek terus persiapkan tim untuk ikuti Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026.(SMAN 1 TRENGGALEK UNTUK RADAR TRENGGALEK

KOTA, Radar Trenggalek - SMAN 1 Trenggalek siap meramaikan persaingan Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026.

Turnamen yang digelar di Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, pada 7–8 September 2026 tersebut bakal mempertemukan tim-tim pelajar dari sejumlah daerah.

SMAN 1 Trenggalek datang dengan ambisi tidak sekadar menjadi peserta. Tim besutan Faozan Abidin itu siap bersaing menghadapi sekolah-sekolah dari Tulungagung maupun Blitar.

Persaingan diperkirakan berlangsung sengit karena setiap tim tentu membawa kekuatan dan karakter permainan masing-masing. 

Pelatih SMAN 1 Trenggalek, Faozan Abidin, menyebut target awal tim adalah mampu menembus empat besar.

Baca Juga: Kisah Yanu Andi Prasetyo Visualisasikan Sejarah Prasasti Kamulan

Kendati demikian, peluang untuk melangkah lebih jauh hingga merebut posisi di zona tiga regional Jawa Timur tetap terbuka.

“Target utama kami bisa masuk empat besar. Tetapi kalau melihat peluang dan kondisi pertandingan nanti, tidak menutup kemungkinan kami bisa merebut zona tiga regional Jatim. Yang jelas, kami akan berusaha maksimal di setiap pertandingan,” ujar Faozan.

Menurut dia, menghadapi tim dari luar Trenggalek menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga bagi para pemain.

Pertandingan dengan sekolah asal Tulungagung dan Blitar diharapkan mampu menguji mental serta kemampuan skuad SMAN 1 Trenggalek.

Persiapan tim pun diarahkan pada peningkatan kekompakan, fisik, dan pemahaman strategi. Hal itu penting karena karakter permainan mini soccer yang cepat membutuhkan komunikasi dan pengambilan keputusan yang tepat.

“Kami tekankan kepada pemain untuk bermain disiplin dan tetap percaya diri. Jangan mudah kehilangan fokus ketika menghadapi tekanan. Kekompakan tim menjadi salah satu kunci,” katanya.

Faozan menambahkan, target empat besar menjadi pijakan awal sebelum tim menentukan langkah berikutnya.

Jika mampu melewati pertandingan demi pertandingan dengan konsisten, peluang menuju zona tiga regional Jawa Timur diyakini semakin terbuka.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut sekaligus menjadi ajang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding.

Selain mengejar prestasi, SMAN 1 Trenggalek ingin menunjukkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami tidak ingin membebani anak-anak dengan target berlebihan. Fokus kami satu per satu pertandingan. Kalau bermain maksimal, disiplin, dan kompak, hasil terbaik akan mengikuti,” tandas Faozan. (bim/c1/din)

Editor : Adinda Okta Fitriana
Sumber : RADAR TRENGGALEK
Kabupaten Tulungagung Bahlil Mini Soccer Faozan Abidin sman 1 trenggalek