JAKARTA - BLT Rp900.000 mulai dicairkan di sejumlah daerah pada awal September 2026. Bantuan tersebut merupakan BLT Dana Desa yang dialokasikan untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September. Setiap bulan penerima mendapatkan Rp300.000 sehingga pencairannya menjadi Rp900.000 untuk periode tiga bulan. Informasi tersebut disampaikan dalam transkrip video kanal Cek Bansor yang membahas perkembangan penyaluran bantuan sosial pemerintah.
BLT Dana Desa Rp900.000 tersebut bukan bantuan yang otomatis diberikan kepada seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) di Indonesia. Penentuan penerima menjadi kewenangan dan tanggung jawab pemerintah desa setempat. Nama-nama penerima ditentukan melalui musyawarah desa yang melibatkan kepala desa, pemangku wilayah, pemangku adat, Bimaspol, dan Babinsa. Dalam musyawarah tersebut, pemerintah desa menentukan masyarakat yang dinilai berhak menerima bantuan, terutama mereka yang sebelumnya belum tersentuh bantuan sosial dari pemerintah.
Baca Juga: Daihatsu Rocky Hybrid Rp293 Juta, Irit 28 Km/L tapi Fitur ADAS Dipangkas
Karena mekanismenya berada di tingkat desa, tidak semua wilayah akan memiliki penerima BLT Dana Desa dengan nominal Rp900.000. Dalam informasi tersebut disebutkan sejumlah wilayah yang mulai menganggarkan atau menyalurkan bantuan. Di Kelurahan Ngestiharjo, Kabupaten Bantul, terdapat 12 KPM penerima BLT Dana Desa. Sementara di Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, terdapat sekitar sembilan penerima. Kelurahan Sri Mulyo, Piungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, juga mengagendakan bantuan untuk sekitar 11 KPM.
Selain itu, Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka, Kabupaten 50 Kota, serta Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, juga disebut menganggarkan dan membagikan BLT Dana Desa Rp900.000. Dengan demikian, pencairan yang mulai berlangsung pada awal September tersebut perlu dibedakan dari program bantuan sosial lainnya. Informasi dalam transkrip juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan BLT Dana Desa, bukan BLT Kesra yang sebelumnya ramai dibicarakan pada akhir 2025.
Baca Juga: MG ZS Hybrid Plus Siap Guncang SUV Hybrid, Punya Tenaga 195 HP dan Bagasi 1.457 Liter
Terkait kemungkinan adanya BLT Kesra Rp900.000 pada akhir 2026, hingga informasi dalam video tersebut disampaikan belum terdapat informasi resmi. Karena itu, kabar mengenai pencairan BLT Kesra kembali pada akhir tahun yang tidak bersumber dari instruksi resmi pemerintah disebut belum dapat dipertanggungjawabkan. Fokus pencairan yang disampaikan dalam informasi tersebut adalah BLT Dana Desa untuk alokasi Juli, Agustus, dan September.
source: youtube @Cekbansosterbaru
Editor : Ayu Nur Laily