DONGKO, Radar Trenggalek – Hobi memasak tak sekadar menjadi aktivitas pengisi waktu luang bagi Nadita Amalia. Dari kegemarannya membuat kue, perempuan asal Desa/Kecamatan Dongko itu justru mampu membangun usaha soft cookies yang telah berjalan selama 5 tahun.
Menariknya, aktivitas berwirausaha tersebut berjalan beriringan dengan capaian akademik, organisasi, dan sederet prestasi di tingkat kabupaten hingga provinsi.
Usaha yang dirintis Nadita sejak duduk di bangku MTsN 1 Trenggalek itu diberi nama semaniscookiesku. Berawal dari dapur sederhana, usaha tersebut terus dipertahankan hingga dirinya menempuh pendidikan di SMAN 2 Trenggalek dan berlanjut ketika memasuki bangku kuliah di Universitas Negeri Malang (UM).
Bagi Nadita, menjalankan usaha sejak usia sekolah memberikan pengalaman tersendiri. Selain menyalurkan kegemarannya membuat kue, bisnis tersebut menjadi sarana belajar mengelola waktu, tanggung jawab, hingga kemandirian. Saat ini, usaha semaniscookiesku juga telah mengantongi sertifikasi halal.
“Sebagai seorang perempuan, saya sangat senang dengan hobi memasak dan membuat kue. Dari hobi itu, saya membuka usaha kecil yang saya beri nama semaniscookiesku,” ungkap Nadita.
Baca Juga: Pasar Rakyat Sumbang 7,31 Ton Sampah Berlangsung selama 12 Hari Perlu Pengelolaan sejak di Lokasi
Di tengah kesibukan mengembangkan bisnis, Nadita tak mengesampingkan pendidikan. Dia tetap menjaga capaian akademik sekaligus aktif dalam berbagai organisasi dan kompetisi. Bahkan, ketertarikannya terhadap isu generasi muda membawanya mengikuti sejumlah kegiatan yang digelar lembaga pemerintah.
Prestasi terbaru diraihnya dalam ajang Duta Generasi Berencana (Genre) Provinsi Jawa Timur 2025. Nadita berhasil meraih juara 3 pada ajang yang diselenggarakan kantor perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Jawa Timur.
Capaian tersebut melanjutkan prestasi sebelumnya. Pada 2024, Nadita berhasil menjadi juara 1 Duta Genre Kabupaten Trenggalek. Dia juga pernah menjadi Delegasi Putri Duta Pelajar Antikorupsi 2023 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Tak hanya aktif sebagai peserta kegiatan, Nadita juga memiliki pengalaman di bidang kepemimpinan. Dia dipercaya menjadi Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 2 Trenggalek periode 2024/2025. Amanah tersebut menjadi salah satu pengalaman penting yang mengantarkannya memperoleh golden ticket S-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) melalui jalur kepemimpinan.
Selain melalui jalur tersebut, konsistensi di bidang akademik juga membuahkan hasil. Nadita berhasil menjadi siswa eligible dan diterima di UM melalui jalur prestasi SNBP 2026.
Baca Juga: Ratusan Jiwa di Mlinjon Menanti Air Bersih
Bagi Nadita, prestasi bukanlah tujuan akhir. Berbagai pengalaman tersebut justru menjadi pemacu untuk terus belajar dan mencoba hal baru.
Dia ingin tetap mempertahankan prestasi akademik, aktif berorganisasi, mengikuti kompetisi, sekaligus mengembangkan usaha yang telah dirintis sejak sekolah.
“Bagi saya, belajar tidak hanya dari pendidikan formal. Berwirausaha, berorganisasi, dan mengikuti kegiatan juga menjadi proses belajar untuk mencari pengalaman dan terus berkembang,” pungkasnya.
Perjalanan Nadita menunjukkan bahwa aktivitas sekolah, organisasi, dan wirausaha dapat berjalan beriringan. Dari usaha kecil yang berawal dari hobi membuat kue, kini dia terus melangkah membawa bekal pengalaman menuju dunia perguruan tinggi.(gun/c1/din)
Editor : Juwita RatnasariSumber : RADAR TRENGGALEK