DURENAN, Radar Trenggalek - Peristiwa kebakaran hutan kembali menggegerkan warga di wilayah Kecamatan Durenan pada Minggu (20/9) malam. Kobaran api yang terjadi selepas magrib tersebut berawal dari kawasan Gunung Toyan di wilayah Desa Pakis, sebelum akhirnya meluas dan merembet ke arah selatan hingga mendekati pemukiman warga di Desa Semarum.
Kepanikan sempat menyelimuti masyarakat di tiga desa yang berbatasan langsung, yakni Desa Kamulan, Pakis, dan Semarum. Mengetahui si jago merah mulai bergerak mendekati kawasan permukiman warga, ratusan penduduk dari ketiga desa tersebut berbondong-bondong turun ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat.
Kepala Desa Semarum, Agus Priyanto, mengatakan adanya peristiwa kebakaran hutan yang sempat membuat geger warganya tersebut. Sebab, kobaran api melaju cukup cepat akibat kondisi vegetasi yang mengering di tengah musim kemarau.
"Kebakaran itu kejadiannya kemarin malam. Asal mula apinya merembet dari kawasan Gunung Toyan wilayah Pakis, lalu terus merembet ke arah selatan menuju Semarum," ujar Agus Priyanto.
Melihat potensi bahaya yang dapat mengancam rumah warga jika api tidak segera ditangani, pihak pemerintah desa langsung mengambil tindakan cepat dengan mengerahkan warga sekitar usai melaksanakan ibadah salat Isya. Warga secara swadaya bergotong-royong membawa peralatan seadanya, mulai dari alat pemadam manual hingga tangki semprot pertanian (sprayer) untuk memadamkan kobaran api dan melokalisasi area yang terbakar.
Baca Juga: SPPG Karangan Wajib Benahi SOP Diberi Sanksi sejak Rabu
"Sebelum api semakin mendekati permukiman, warga langsung saya gerakkan dan ajak untuk bersama-sama memadamkan api. Warga bahu-membahu membawa alat semprot sprayer itu. Alhamdulillah, api bisa dipadamkan, dan sampai saat ini sudah tidak ada lagi titik atau bibit api baru. Semoga kondisi tetap aman dan tidak terjadi kebakaran susulan," ungkapnya lega.
Aksi tanggap darurat di lereng gunung tersebut tidak hanya melibatkan warga setempat. Upaya pemadaman juga mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan dan instansi terkait. Personel gabungan dari unsur TNI melalui Koramil Durenan serta kepolisian dari Polsek Durenan turut terjun langsung ke lokasi kebakaran untuk membantu warga memadamkan titik-titik api di tengah kegelapan malam. Suasana lokasi kebakaran pun mendadak ramai oleh aksi gotong royong warga dan petugas gabungan.
"Proses pemadaman tidak hanya dilakukan oleh warga saja, tetapi juga melibatkan personel dari TNI dan Polri, termasuk anggota dari Koramil dan Polsek Durenan. Semuanya turun ke lapangan sehingga proses pemadaman bisa berjalan lebih cepat," tambah Agus.
Atas kejadian ini, Pemerintah Desa Semarum mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra selama melintasi atau beraktivitas di sekitar wilayah kawasan hutan, mengingat kondisi cuaca musim kemarau yang sangat rentan memicu terjadinya kebakaran lahan.
Warga dilarang keras membuang puntung rokok secara sembarangan maupun melakukan pembakaran sampah di area yang berdekatan dengan vegetasi kering atau kawasan hutan. Kesadaran bersama dinilai sangat penting agar peristiwa serupa tidak kembali terulang dan membahayakan keselamatan warga sekitar.(gun/c1/din)
Editor : Adinda Okta FitrianaSumber : RADAR TRENGGALEK