KAMPAK, Radar Trenggalek – Estafet kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) di MTsN 2 Trenggalek (Madtsaduta) resmi bergulir. Rangkaian panjang pesta demokrasi pelajar yang dikemas secara apik dan edukatif ini sukses menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat demokrasi kepada para siswa. Rangkaian tersebut dikawal langsung oleh Kepala MTsN 2 Trenggalek, Ahzan Winarto SPd MPd.
Dinamika pemilihan ini bermula dari pembentukan Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Setiap kelas mengirimkan dua perwakilan terbaiknya untuk merumuskan masa depan organisasi.
Tugas utama MPK tak main-main, yakni menggelar sidang perumusan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) OSIM periode 2026-2027 sekaligus menyeleksi lima kandidat ketua menjadi tiga besar.
“OSIM harus benar-benar menjalankan kegiatan dengan sepenuh hati. OSIM adalah satu-satunya organisasi yang menaungi semua kegiatan kesiswaan di lembaga. OSIM bukan kegiatan ekstrakurikuler. Tidak ada ekstrakurikuler yang setingkat, apalagi lebih tinggi tingkatannya daripada OSIM. Karena itu, OSIM tidak pernah dilombakan,” tegas kepala madrasah, Ahzan Winarto, saat memberikan sambutan pembukaan sidang pleno pada Rabu (9/9) lalu.
Sidang berlangsung penuh antusiasme di aula lantai dua. Di bawah pimpinan siswa kelas delapan, Kelsey Agistarani Ramadhan, yang dibantu oleh Prita Aulia Zahro, Abyan Erillo Nizar, dan Anaya Suju Erlinda, sidang berjalan alot namun tertib. Pada hari kedua, Kamis (10/9/2026), proses pengerucutan kandidat dilakukan. Hasilnya terpilihlah tiga "Srikandi" unggulan: Gisella Quency Azzahra (89 suara), Wafiq Malika Az Zahra (85 suara), dan Charreta Hazline Yuki Agassi Widodo (68 suara), menyisihkan dua kandidat putra, Febri Tri Atmoko dan Muhammad Ilham Sandika.
Baca Juga: Hutan Gunung Toyan Terbakar, Warga Tiga Desa Panik
Adu Gagasan Kritis
Tidak sekadar adu popularitas, kualitas ketiga srikandi ini diuji dalam panggung orasi. Gisela tampil meyakinkan dengan visi mewujudkan madrasah yang inklusif dan ramah siswa melalui program class meeting, kreativitas, dan lomba kebersihan. Di sisi lain, Wafiq menitikberatkan pada jiwa solidaritas dan kepedulian lingkungan melalui kerja bakti serta penggalangan dana infaq.
Sementara itu, Charreta yang akrab disapa Chacha, tampil berani dengan gebrakan kedisiplinan. Dia berjanji merutinkan razia mendadak dan menyiapkan kotak aspirasi. Para peserta didik pun tampak kritis. Salah satunya, Alin Ratri Ayudia dari kelas 9B, yang menantang Chacha terkait cara konkret menampung keluhan siswa, yang langsung dijawab lugas dengan inovasi kotak kritik dan saran.
Kemenangan Gisela di PILKADUTA
Puncak pesta demokrasi bertajuk Pemilihan Ketua OSIM Madtsaduta (PILKADUTA) ini digelar pada Rabu (16/9). Proses pemungutan suara dilaksanakan layaknya pemilu sungguhan di masing-masing kelas. Dari 928 daftar pemilih, sebanyak 841 suara sukses terhimpun.
Persaingan ketat terjadi antara Gisela dan Charetta. Namun, hasil akhir menetapkan Gisela Queency Azzahra sebagai peraih suara terbanyak dengan 490 suara, disusul Charetta (302 suara), dan Wafiq (49 suara). Gisela pun resmi menjadi nakhoda baru OSIM. ”Alhamdulillah, mudah-mudahan selama saya memimpin, lembaga MTsN pada umumnya dan OSIM 2026-2027 menjadi lebih baik lagi,” ungkap Gisela dengan wajah semringah.
Dedikasi Jelang Pelantikan
Sebagai penutup, prosesi pelantikan pengurus baru dan pelepasan pengurus lama digelar penuh khidmat pada Senin (21/9/2026). Persiapannya sangat matang. Selama empat hari penuh, para pengurus rela mengorbankan waktu istirahat bersama keluarga demi berlatih hingga sore hari. Bahkan, mereka harus meminjam lapangan Desa Sugihan akibat keterbatasan ruang di madrasah.
Puncak pelantikan di halaman MTsN 2 Trenggalek berlangsung khidmat. Kepala Madrasah Ahzan Winarto, didampingi Waka Kesiswaan Quri'ah dan Pembina OSIM Ririn Krismiati, resmi mengukuhkan kepengurusan baru, termasuk Gisela Queency (Ketua 1), Charetta Hazline (Ketua 2), dan Wafiq Malika (Sekretaris 1).
"Jadilah pengurus yang lebih baik dari kepengurusan sebelumnya dan laksanakanlah setiap program kegiatan dengan sebaik-baiknya," pesan Ahzan Winarto, menutup lembaran baru bagi pemimpin muda Madtsaduta. (gun/c1/din)
Editor : Adinda Okta FitrianaSumber : RADAR TRENGGALEK