WATULIMO, Radar Trenggalek – Warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, dibuat waspada setelah wilayah mereka dilanda kebakaran dua kali dalam sehari, Kamis (1/10).
Dua kejadian tersebut terjadi di lokasi berbeda. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam dua insiden kebakaran tersebut.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 12.10 di tempat penjemuran ikan milik PT Ruskin yang berada di RT 07A/RW 01 Desa Tasikmadu.
Kobaran api diketahui oleh warga. Api sempat berusaha dipadamkan menggunakan peralatan seadanya oleh masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut.
“Saat memadamkan, lantaran api semakin membesar, maka kami melaporkan hal itu kepada petugas pemadam kebakaran,” ungkap Kepala Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Wignyo Handoyo.
Petugas Damkar Pos WMK Watulimo menerima laporan sekitar pukul 12.20 dan langsung bergerak menuju lokasi. Hanya dalam waktu sekitar 2 menit, petugas tiba dan melakukan penanganan.
“Saat proses pemadaman itu juga melibatkan satu unit mobil pompa damkar serta satu unit pemadam dari Yon TP 531 Trenggalek, “ Katanya.
Baca Juga: Bahu Jalan Longsor, Jalur Alternatif Berbahaya
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.24.
Dalam penanganan tersebut, petugas menggunakan sekitar 9.000 liter air. Luas area yang terbakar mencapai sekitar 5.000 meter persegi. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp 10 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan ditaksir lebih dari Rp 50 juta.
Belum selesai warga beraktivitas normal, kebakaran kembali terjadi di desa yang sama. Kali ini kebakaran melanda dapur milik Enap di RT 22/RW 04 Desa Tasikmadu.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.30 WIB oleh Samsul Aris yang melihat kobaran api dari dapur tempat memasak air.
Warga sekitar kemudian bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Ketika petugas Damkar Pos WMK Watulimo tiba sekitar pukul 15.13, api sudah berhasil dipadamkan warga.
Petugas selanjutnya melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun tanda-tanda kebakaran susulan.
Kebakaran kedua tersebut menyebabkan kerugian material sekitar Rp 5 juta. “Syukurlah akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa dan aset senilai lebih dari Rp 150 juta dilaporkan berhasil diselamatkan, “ tuturnya.
Baca Juga: Patroli Gentong Sasar Sekolah dan Tempat Ibadah
Karena itu, dua kejadian kebakaran dalam satu hari tersebut menjadi perhatian bagi pemerintah desa dan masyarakat. Terlebih, kedua kejadian berlangsung di wilayah desa yang sama dengan waktu berdekatan.
"Memang dalam sehari ada dua kejadian kebakaran di wilayah Desa Tasikmadu. Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati, terutama ketika menggunakan api," imbuh Wignyo.
Di sisi lain, Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Nonkebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek, Burhanuddin mengatakan, berdasarkan penanganan di lapangan, kedua kejadian tersebut masih perlu dilihat lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian atau human error.
"Untuk penyebab pastinya masih perlu dipastikan. Namun, dugaan sementara berkaitan dengan human error. Karena itu, kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan api," kata Burhanuddin.
Menurutnya, kewaspadaan menjadi penting karena kebakaran dapat terjadi dalam waktu singkat dan berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani. Kecepatan warga dalam melaporkan kejadian juga turut membantu petugas melakukan penanganan.
Dua kejadian tersebut sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Terlebih pada lokasi yang terdapat bahan mudah terbakar.
“Dalam kejadian ini selalu kami sampaikan, pencegahan sejak awal jauh lebih penting karena kerugian akibat kebakaran dapat membesar apabila penanganan terlambat,” jelas Burhan. (jaz/c1/din)
Editor : Jonathan Alinskie WinataSumber : RADAR TRENGGALEK