TRENGGALEKNJENGGELEK - Kue tradisional masih menjadi primadona saat musim hujan, terutama bagi warga Trenggalek.
Saat hujan turun mengguyur Trenggalek, banyak warga memilih menikmati waktu dengan menikmati kue tradisional.
Di Trenggalek, beragam kue tradisional yang biasa dijual di pasar atau warung kopi pinggir jalan mulai diburu sejak pagi.
Meski sederhana, cita rasa dari kue tradisional ini tetap tak tergantikan, apalagi ketika udara dingin menyelimuti wilayah Trenggalek.
Berikut 7 kue tradisional yang cocok disantap saat hujan turun di Trenggalek.
1. Lemper
Kue tradisional dari ketan ini selalu menjadi andalan warga Trenggalek saat hujan.
Lemper biasanya diisi suwiran ayam berbumbu atau abon, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus.
Teksturnya lengket dan padat, punya rasa gurih yang pas dinikmati sambil menonton hujan dari teras rumah.
Baca Juga: Kue Luk Chup: Keunikan Camilan Manis dari Thailand
2. Ketan Srikaya
Kue tradisional ini terdiri dari dua lapisan, ketan putih pulen di bawah dan lapisan srikaya manis dari telur, santan, serta gula merah di atasnya.
Warga Trenggalek menyukai ketan srikaya karena rasanya ringan, tetapi tetap mengenyangkan.
Warna kuning keemasannya juga menggugah selera saat cuaca mendung.
3. Klepon
Kue tradisional bulat dari tepung ketan berisi gula merah cair ini meledak manis di mulut saat digigit.
Klepon sangat diminati warga Trenggalek di musim hujan karena kelembutan teksturnya berpadu sempurna dengan kelapa parut.
Kue tradisional ini cocok disantap bersama teh tubruk yang hangat.
4. Ongol-Ongol
Tekstur kenyal dan rasa manis dari kue tradisional ini membuatnya tetap populer.
Ongol-ongol terbuat dari campuran tepung tapioka, gula aren, dan dilumuri kelapa parut.
Di Trenggalek, ongol-ongol biasa dijual per loyang kecil, sangat pas disantap ramai-ramai saat hujan mulai turun.
5. Lupis
Lupis merupakan kue tradisional dari beras ketan yang direbus, lalu disajikan dengan parutan kelapa dan kuah gula merah kental.
Di Trenggalek, lupis banyak ditemukan di pasar pagi atau warung kopi.
Saat hujan deras mengguyur, jajanan ini jadi salah satu yang paling diburu karena rasanya yang manis dan mengenyangkan.
6. Bugis
Kue tradisional dari tepung ketan hitam ini biasanya berisi unti kelapa manis.
Bugis dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. Teksturnya kenyal dan rasa manisnya lembut.
Warga Trenggalek sering membeli bugis untuk disuguhkan pada tamu saat hujan turun, sebagai penghangat suasana.
7. Kue Putu
Terbuat dari tepung beras kasar, kue putu berisi gula merah dan dikukus dalam cetakan bambu kecil.
Kue tradisional ini mudah dijumpai di penjaja keliling yang biasa lewat sore hari.
Saat suara uap sempritan putu terdengar di tengah hujan Trenggalek, banyak warga langsung keluar rumah untuk membelinya.
Musim hujan di Trenggalek membuat kue tradisional ini menjadi favorit warga untuk menemani suasana dingin.